Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin saat ditemui di APSpace Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.. (Foto: Medcom.id/Hendrik)
Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin saat ditemui di APSpace Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.. (Foto: Medcom.id/Hendrik)

Pergerakan Penumpang di Bandara Soetta tak Terdampak Korona

Nasional Virus Korona
Hendrik Simorangkir • 10 Februari 2020 18:28
Tangerang: Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin memastikan pergerakan penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, normal. Kendati, penerbangan dari dan ke Tiongkok disetop sementara, tidak ada penurunan jumlah penumpang secara signifikan.
 
"Kalau bicara traffic, saya bisa simpulkan secara umum tidak ada pengaruh," ujar Awaluddin, di APSpace Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin, 10 Februari 2020.
 
Awaluddin menjelaskan penerbangan dari dan ke Tiongkok sebanyak 120 flight dalam sepekan. Sedangkan secara umum penurunan penumpang di Bandara Soekarno Hatta hanya sekitar 14 sampai 16 penerbangan setiap hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bandingkan dengan pergerakan take off landing di Bandara Soekarno-Hatta yang mencapai 1.200 pesawat per hari. Jadi kalau kita sebut pergerakan take off landing minus satu persen saya kira wajar," katanya.
 
Awaluddin menuturkan secara umum Bandara Soekarno-Hatta dalam konteks pergerakan maskapai dan penumpang tidak terdampak virus korona.
 
"Kalau diseimbangkan dengan domestik yakni 78-80 persen, penurunan penerbangan internasional yang hanya satu sampai 1,5 persen tetap tertutup dengan (penumpang) domestik," jelasnya.
 
Bahkan, kata Awaluddin, pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada awal 2020 meningkat ketimbang tahun lalu. Awal tahun ini rata-rata per hari kurang lebih dari 150 ribu penumpang.
 
"Sedangkan pada 2019 pergerakan penumpang kurang lebih 140 ribu per hari," jelasnya.
 
Penerbangan dari dan ke Tiongkok melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebelumnya ditunda sementara sejak Rabu, 5 Februari 2020. Penundaan penerbangan itu akibat mewabahnya virus korona di negeri Tirai Bambu.
 
Setidaknya terdapat sembilan maskapai yang menghubungkan Bandara Soetta langsung ke berbagai kota di Tiongkok. Seperti, Xiamen Air, Air China, China Airlines, China Eastern, China Shoutern, Garuda Indonesia, Batik Air, dan Lion Air.
 


 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif