NEWSTICKER
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim Usai Melakukan Pertemuan Dengan Pihak Colas Rail di Balaikota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Rizky)
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim Usai Melakukan Pertemuan Dengan Pihak Colas Rail di Balaikota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Rizky)

Pasien Covid-19 Meninggal di Solo tak Habis Berkegiatan di Kota Bogor

Nasional Virus Korona
Rizky Dewantara • 15 Maret 2020 09:04
Bogor: Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, memastikan pasien meninggal di RSUD Moewardi Solo, Jawa Tengah, yang terinfeksi virus korona tak pernah melakukan kegiatan seminar di Kota Bogor. Pasien diketahui berkegiatan di Kabupaten Bogor.
 
"Saya pastikan korban meninggal covid-19 asal Kota Solo, usai melakukan kegiatan seminar di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Itu informasi yang saya terima," ungkap Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, Minggu, 15 Maret 2020.
 
Dedie menerangkan, seminar yang diikuti almarhum berlangsung sekitar 25-28 Februari 2020. Namun ia mengaku tak bisa memastikan kegiatan mana yang diikuti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang jelas, yang diikuti oleh korban ini diadakannya bukan di Kota Bogor. Sedangkan warga Kota Bogor apakah ada yang mengikuti acara tersebut, kami belum tahu. Tapi kami sedang lakukan pendataan dan penelusuran," jelasnya.
 
Baca juga: Satu Pasien Isolasi di RSMS Purwokerto Meninggal
 
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengaku telah melakukan penelusuran terkait pasien meninggal di RSUD Moewardi, Jawa Tengah, yang terinfeksi covid-19. Ia pun satu suara dengan Wakil Wali Kota Bogor.
 
"Korban meninggal memang menghadiri seminar namun bukan di Kota Bogor tapi di Kabupaten Bogor," terang dia.
 
Retno mengungkapkan sempat kesulitan menelusuri identitas pasien. Hal itu lantaran data pasien tidak bisa sembarangan diakses.
 
"Ini menyangkut konfidensial dari pasien, di dalam kode etik dan sumpah jabatan di kedokteran memang tidak boleh membuka identitas pasien apalagi diagnosis. Tapi kita terus mencoba berkomunikasi dengan pihak RS di sana,” pungkasnya.
 
Baca juga: Pasien Dalam Pengawasan Korona Meninggal di RS Moewardi
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif