ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Bantuan Tunai Warga di Bantul Disunat 50 Persen

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 23 Mei 2020 18:37
Yogyakarta: Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial di Dusun Nangsri, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dipotong perangkat desa setempat. Pemotongan bantuan diklaim atas kesepakatan bersama.
 
"Bantauannya kan Rp600 ribu, dipotong jadi Rp300 ribu. Katanya uangnya untuk (diberikan) ke yatim piatu," kata Wakinem, warga RT 04 Dusun Nangsri, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Sabtu, 23 Mei 2020.
 
Baca: Kapolda Jabar Pastikan Keefektifan Penyekatan Kendaraan Pemudik

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perempuan 68 tahun itu tak bisa berbuat banyak haknya dipotong 50 persen. Perempuan buruh tani ini khawatir jika protes dirinya akan dicoret dari penerima bantuan.
 
"Dua tetangga saya (bantuannya) tidak dipotong. Pak yang motong (bantuan) pesan jangan sampai ada orang lain tahu," jelas Wakinem.
 
Kepala Dusun Nangsri, Jawadi, mengakui tahu adanya kasus itu. Menurut dia, pemotongan bantuan itu kesepakatan bersama pemuda dan pengurus RT.
 
Ia menyebut ada 11 penerima BST dan 18 penerima bantuan langsung tunai yang nominal penerimaannya dipotong. Menurut dia dana dari pemotongan bantuan itu terkumpul Rp1,8 juta.
 
"Uannya akan dibagikan ke 15 anak yatim, Rp150 ribu per orang. Jika ada sisa dibagikan ke warga tak mampu," kata Jawadi.
 
Kepala Desa Srihardono, Awaludin, tak tahu adanya pemotongan bantuan yang diterima warganya. Menurut dia dengan alasan apapun seharusnya tak dibenarkan tindakan pemotongan itu.
 
"Penerima BST ada 406 KK. Setelah dikonfirmasi menjadi 334 KK. Terkait temuan ini (pemotongan bantuan), nanti semua akan kami mintai keterangan," jelas Awaludin.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif