Puluhan rumah terendam gelombang (Foto: ANTARA/Abdul Fatah)
Puluhan rumah terendam gelombang (Foto: ANTARA/Abdul Fatah)

Puluhan Rumah di Pulau Morotai Terancam Abrasi Pantai

Nasional tanggul pantai
Antara • 04 Agustus 2020 15:24
Ternate: Puluhan rumah warga di Desa Gamlamo, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut), terancam terseret ombak lantaran abrasi akibat gelombang laut yang menghantam permukiman warga.
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Pulau Morotai, Abubakar R Rajak, mengatakan, belum memerinci kerusakan rumah warga akibat dihantam gelombang laut.
 
"Kami belum mendapat laporan dari pemerintah desa setempat akibat rumah warga yang dihantam ombak. Tetapi hari ini, kami telah turunkan tim ke lokasi. Kami berharap tidak ada lagi pengambilan pasir di lokasi itu karena berdampak pada abrasi," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Data yang dihimpun, di bibir pantai terdapat 12 rumah penduduk, sementara sekitar 30 meter dari permukiman warga terdapat sejumlah mobil truk yang hampir setiap hari lalu lalang mengangkut pasir. Akibatnya bila musim ombak tiba, air laut masuk ke rumah warga setempat.
 
Baca juga:Pegawai Positif Covid-19, Kantor BPJS Kesehatan Palembang Ditutup
 
Salah seorang pemilik rumah, Ognan Bungan, mengungkapkan sebelum ada aktivitas pengangkutan pasir oleh mobil truk, rumahnya aman.
 
"Saya meminta kepada Bupati Pulau Morotai agar mengevaluasi kinerja Pemdes Gamlamo karena sudah bertahun-tahun tidak ada langkah untuk mencegah pengambilan pasir di pantai," ujarnya.
 
Persoalan ini, kata dia, sudah berulang kali disampaikan ke pemerintah desa, namun tidak pernah ditindaklanjuti.
 
Sementara itu, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), berbagai kabupaten/kota di Malut masih akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama seminggu ke depan.
 
Wilayah yang paling berpotensi terjadinya hujan sedang hingga lebat adalah Ternate, Tidore, sebagian Halmahera Utara, Morotai, Halmahera Selatan, Sula, Taliabu, dan sebagian wilayah di Kabupaten Halmahera Timur.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif