Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU DIY, Khotimatul Husna.(Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU DIY, Khotimatul Husna.(Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Korban Pelecehan Seksual Didorong Berani Bicara

Nasional pelecehan seksual
Ahmad Mustaqim • 04 Agustus 2020 22:58
Yogyakarta: Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta dan Fatayat NU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendorong korban pelecehan seksual berani bersuara. Layanan pengaduan pun dibuka untuk mengakomodasi laporan para korban.
 
Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU DIY, Khotimatul Husna, mengaku telah menerima tiga laporan terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dosen tamu UNU Yogyakarta, Bambang Ariyanto.
 
"(Polanya) sama. Chatting (mengobrol) lalu mengajak bertemu beberapa korban. Awalnya modus untuk penelitian. Ada yang secara langsung. Kemudian, suaminya ingin penelitian swinger, cari responden," kata Khotimatul, Selasa, 4 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Simulasi PBM Tatap Muka Bukan Pengganti Sekolah Daring
 
Pelaporan tersebut, ungkap dia, menjadi bahan pertimbangan kampus tak lagi menerima terduga pelaku sebagai dosen tamu. UNU hanya memberi kesempatan kepada Bambang memberikan kuliah kepenulisan selama satu tahun.Khotimatul menduga korban pelecahan seksual Bambang tak sedikit.
 
"Dulu karena kita anggap bahwa dia berada di bawah naungan UNU Yogya, kita laporkan ke rektorat. Kemudian UNU Yogya langsung menindaklanjuti dengan tidak lagi memakai jasanya," kata dia.
 
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi Akademik UNU Yogyakarta, Abdul Gofar menambahkan, otoritas kampus tak tahu jika Bambang diduga mengalami masalah kejiwaan. Sebagai dosen tamu, Bambang dinilai kompeten memberikan materi penulisan.
 
"Saat itu dia juga ingin bergabung di Prodi Akuntansi dan sempat mendapat penolakan karena gelar masternya tidak linear. Di sistem Dikti juga profesi dia sebagai peneliti jadi tidak bisa menjadi dosen," jelasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif