Pelantikan BPC HIPMI Kabupaten Malang, Kamis 7 November 2019. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq
Pelantikan BPC HIPMI Kabupaten Malang, Kamis 7 November 2019. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq

Bupati Malang Minta Pengusaha Muda Kembangkan Pariwisata

Nasional pariwisata
Daviq Umar Al Faruq • 07 November 2019 19:47
Malang: Bupati Malang, M Sanusi, berharap pengusaha muda ikut berkontribusi dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Malang. Hal itu ia sampaikan kepada seluruh pengurus BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Malang.
 
"Yang utama jasa pariwisata yang menjadi icon Malang, yakni pengembangan wisata. Karena dengan wisata itu akan menggerakkan perekonomian dan efek sampingnya itu bisa bergerak dengan cepat," kata Sanusi di Malang, Kamis, 7 November 2019.
 
Sanusi menjelaskan Kabupaten Malang saat ini memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang berpusat di kawasan Singosari. Konsep KEK Singhasari ini mengintegrasikan potensi wisata budaya, ekonomi digital dan ekonomi kreatif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Destinasi wisata yang sedang dalam pembangunan tahap pertama di KEK Singhasari yakni pengembangan pariwisata prioritas nasional, Bromo-Tengger-Semeru (BTS). Oleh karena itu, Sanusi meminta pengusaha muda mengembangkan potensi ini.
 
"Mereka itu punya usaha di berbagai aneka ragam kebutuhan masyarakat. Saya akan bangga kalau nanti HIPMI ini bisa terus berkembang mengelola potensi Kabupaten Malang," jelas Sanusi.
 
Disisi lain, Sanusi menegaskan bahwa pihaknya bakal memberikan kemudahan terkait perizinan bagi pengusaha yang ingin berinvestasi di Kabupaten Malang. Kemudahan ini diberikan agar sektor investasi di Malang semakin meningkat.
 
"Saya utamakan perizinan ini karena pengusaha enggan masuk Kabupaten Malang kalau dari perizinan ini belum ada kepastian," ungkap Sanusi.
 
Sementara Ketua BPC HIPMI Kabupaten Malang, A Hendik Purbaya, mengaku siap mengakomodir keinginan Bupati Sanusi. Bahkan HIPMI bakal membangun pariwisata tidak secara fisik, namun secara digital.
 
"Konsep pariwisata digital itu seperti banyak sekali sosial media, kemudian channel-channel youtube. Terus ada yang namanya sekarang museum teknologi," kata Hendik.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif