Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Sulsel Diprediksi Hujat Lebat Tiga Hari ke Depan

Nasional cuaca ekstrem
Muhammad Syawaluddin • 10 Januari 2020 10:57
Makassar: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan, memperkirakan mulai 10 Januari hingga 12 Januari 2020 Sulsel bakal dilalui monsun asia. Sulsel harus siap menghadapi cuaca ekstrem, salah satunya hujan lebat.
 
Kasubdit Pelayanan Bidang dan Jasa BMKG Wilayah IV, Siswanto, mengatakan Fenomena angin monsun asia disebabkan karena pergerakan massa udara basah (MGO) di Samudera Hindia yang mengarah di wilayah Timur Indonesia. Saat ini MGO berada di bagian tengah atau di wilayah Sulsel.
 
"Posisi angin monsun asia berada di antara 0 derajat hingga 5 derajat khatulistiwa sampai 5 derajat lintang utara. Pergeserannya saat ini dari Selat Kalimantan dan akan berjalan menuju ke Sulsel," katanya, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 9 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan angin monsun asia mengakibatkan pertumbuhan awan yang sangat intens dan memengaruhi kecepatan angin hingga 31 knot. Dia mengungkap posisi angin monsun berada di Kalimantan saat ini, dan mulai menuju Sulsel.
 
"Puncak posisinya di Sulsel itu pada 10 hingga 12 Januari mendatang yang berakibat terjadi curah hujan tinggi dan angin kencang yang berpotensi terjadi banjir maupun longsor," ujarnya.
 
Konsentrasi lintasan angin monsun asia berdampak di tiga kabupaten/kota yakni Kabupaten Pinrang, Kota Parepare dan Kabupaten Barru. Dampaknya, kata dia, berpotensi banjir cukup besar.
 
"Saat ini perkiraan BMKG berdasarkan pengembangan terkonsentrasi di tiga daerah. Hanya saja kami mengimbau agar pemerintah kabupaten/kota lainnya di Sulsel tetap melakukan langkah antisipasi karena di waktu itu terjadinya hujan akan merata," ujarnya.
 
Dia melanjutkan khusus di wilayah Kabupaten Gowa potensi hujan masih kecil. Pihaknya mengantisipasi dengan meningkatkan kesiapsiagaan bencana.
 
"Karena bagaimana pun di Sulsel adalah wilayah yang sering terjadi kondisi bencana, terutama di Kabupaten Gowa yakni banjir dan tanah longsor," tutupnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif