Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardy menggelar konferensi pers terkait pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten. Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardy menggelar konferensi pers terkait pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten. Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Pembunuhan Keluarga di Serang Berawal Niat Mencuri HP

Nasional pembunuhan
Hendrik Simorangkir • 21 Agustus 2019 05:47
Tangerang: Samin, 29, membunuh satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, karena berniat mencuri handphone (telepon gengam) korban. Niat mencuri ini berubah menjadi pembunuhan satu keluarga karena Samin ketahuan mencuri.
 
Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardy mengatakan, pelaku mengaku kasus tersebut bermula saat Samin pulang setelah kumpul dengan teman-temannya sesama kuli bangunan. Pelaku pulang melewati rumah korban, Rustiadi, 33, yang pintu bagian depannya tidak tertutup rapat.
 
Samin mengendap-ngendap untuk mengambil telepon genggam korban. "Tiga korban tidur menggunakan kasur di lantai, pelaku mengambil handphone korban yang sedang dicas di depan televisi ruang keluarga. Saat itu, kabel handphone tidak sengaja menyangkut kaki korban, dan langsung (korban) terbangun," ujar Edy, Selasa, 20 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Korban terbangun, Samin kemudian memukuli Rustiadi. Korban dipukul dan ditusuk oleh Samin menggunakan balok kayu yang ujungnya runcing. Senjata tersebut didapat Samin dari pekarangan rumah korban.
 
Baca: Pembunuh Satu Keluarga di Serang Ditangkap
 
Secara berurutan, istrinya terbangun kemudian jadi target pemukulan dan penusukan Samin berikutnya. Selanjutnya, anak Rustiadi yang jadi korban. Rustiadi dan putranya A, tewas di lokasi kejadian. Sedangkan istrinya, Siti Sadiyah berhasil selamat.
 
Korban dengan pelaku tidak saling mengenal meski keduanya sama-sama bekerja sebagai kuli bangunan di Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten. "Pelaku meninggalkan rumah korban dengan membawa handphone korban. Pelaku dengan korban berbeda kampung, tidak saling mengenal," jelasnya.
 
Tim gabungan dari Polres Serang Kota dan Polda Banten berhasil menangkap pelaku pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten.
 
Samin membunuh Rustiandi, 33, dan putranya A, 4, pada Selasa 13 Agustus 2019. Sedangkan istrinya, Siti Sadiyah berhasil selamat dengan tiga luka tusukan di bagian punggung dan luka sayatan di bibir dan memanjang hingga pipi kirinya.
 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif