Pengendara kendaraan bermotor menembus kabut asap pekat ketika terjadi kebakaran lahan di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (19/9/2019). ANTARA FOTO/Rony Muharrman
Pengendara kendaraan bermotor menembus kabut asap pekat ketika terjadi kebakaran lahan di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (19/9/2019). ANTARA FOTO/Rony Muharrman

Indeks Standar Pencemaran Udara di Batam Kembali Meningkat

Nasional pencemaran Kebakaran Lahan dan Hutan
Antara • 24 September 2019 12:44
Batam: Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) mencatat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Batam pada Selasa, 24 September 2019 pagi kembali naik. Sebelumnya ISPU sempat turun sampai kategori baik ketika hujan mengguyur kota kepulauan tersebut.
 
"Indeks standar pencemar udara pagi ini 74 kemudian 64," kata Kepala BTKLPP Kelas I Batam, Slamet Mulsiswanto di Batam, Selasa, 24 September 2019.
 
Slamet menjelaskan ISPU Batam pada Senin, 23 September 2019 sore sempat menurun hingga angka 37 setelah hujan mengguyur kota.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan kualitas udara dikategorikan baik jika ISPU dalam rentang 0-50, sedang 51 dan 100, tidak sehat kalau ISPU berkisar 100-199, sangat tidak sehat kalau ISPU 200-299, dan berbahaya jika ISPU lebih dari 300.
 
Senada Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Sumaryadi mengimbau ibu hamil dan bayi sebaiknya dihindarkan dari aktivitas di luar ruangan agar tidak terpapar asap.
 
Didi juga menganjurkan anak-anak sekolah mengurangi kegiatan di luar ruangan dan mengenakan masker saat berada di luar ruangan. "Kabut asap bisa menyebabkan kita sulit bernafas, batuk, merusak paru-paru," ungkap Didi.(Syahrum Latupono)
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif