Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Penerbangan di Bandara Adisutjipto dan YIA Terganggu Kabut Asap

Nasional kebakaran hutan
Ahmad Mustaqim • 18 September 2019 15:53
Kulon Progo: Penerbangan di dua bandara di Yogyakarta, yakni Bandara Adisutjipto dan Yogyakarta International Airport (YIA) ikut terganggu kabut asap. Sejumlah penerbangan terpaksa dialihkan ke bandara terdekat.
 
General Manager Bandara Adisutjipto PT Angkasa Pura, Agus Pandu Purnama mengatakan dampak kabut asap sudah dirasakan sejak akhir pekan lalu. Kabut asap ini mengakibatkan terbatasnya penglihatan pilot.
 
"Sejak Sabtu lalu ada beberapa maskapai yang tidak beroperasi karena kabut asap. Kabut asap ini terkait visual fisibility below 100 sehingga seluruh maskapai (di Bandara YIA) yang (dari dan tujuan) Palangkaraya dan Samarinda no operation, yaitu pesawat Batik Air," kata Agus Pandu di Bandara YIA Kulon Progo, Rabu, 18 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agus menjelaskan di Bandara Adisutjipto ada tiga maskapai yang terdampak kabut asap. Tiga maskapai ini yakni Lion Air, Express Air, dan Nam Air.
 
Tiga maskapai ini terpaksa membatalkan penerbangan, dari maupun tujuan Pontianak dan Samarinda. "Ini juga membatalkan penerbangan sejak Sabtu kemarin," jelas Agus.
 
Menurut Agus penerbangan Palangkaraya mulai beroperasi hari ini. Sementara dari Samarinda masih dialihkan ke Balikpapan.
 
Agus memperkirakan rata-rata di Bandara Adisutjipto ada enam penerbangan pulang-pergi (PP). Sementara, di bandara YIA ada sebanyak empat penerbangan PP, dari Samarinda dan Palangkaraya.
 
Ia menggambarkan, jumlah penumpang setiap maskapai di atas 130 orang. Artinya, pengaruhnya terhadap YIA lumayan. Okupansi atau peminat penerbangan melalui YIA di atas 60 persen.
 
"Artinya cukup membuat para penumpang ini juga sering standby di bandara kemudian gagal berangkat. Bahkan di Adisutjipto sudah tiga kali yang seharusnya berangkat namun menunggu kepastian," beber Agus.
 
Agus mengatakan kondisi kabut asap saat ini tergantung arah mata angin. Ia berharap kebakaran hutan sebagai penyebab kabut asap segera bisa teratasi.
 
"Dampaknya tak hanya di Adisutjipto. Rute-rute penerbangan dari Kalimantan atau Samarinda ke tujuan ke bandara lain juga banyak terdampak," pungkas Agus.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif