Kecelakaan maut antara kendaraan pribadi dengan truk tanah terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, Kamis, 1 Agustus 2019. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan satu balita selamat. Antara Foto/Muhammad Iqbal
Kecelakaan maut antara kendaraan pribadi dengan truk tanah terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, Kamis, 1 Agustus 2019. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan satu balita selamat. Antara Foto/Muhammad Iqbal

Pemkot Tangerang Larang Truk Bertonase Berat Melintas

Nasional kecelakaan lalu lintas kecelakaan truk
Hendrik Simorangkir • 02 Agustus 2019 11:15
Tangerang: Truk bermuatan tanah yang menewaskan empat orang di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Cibodas, pada Kamis, 1 Agustus 2019, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pun secara tegas mengeluarkan surat edaran untuk menghentikan aktivitas truk melintas di wilayah Kota Tangerang.
 
Penghentian operasional tersebut tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan dan ditanda tangani oleh Arief yang ditembuskan ke Polres Metro Tangerang Kota Nomor 024/2685-Dishub/2019 tentang operasional bagi angkutan tanah atau pasir di wilayah Kota Tangerang.
 
Baca:Truk Tanah di Tangerang Timpa Mobil, Empat Meninggal

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun dasar penghentian tersebut adalah adanya Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan msyarakat.
 
"Untuk seluruh angkutan pasir atau tanah per 1 Agustus dilarang berada di jalan-jalan Kota Tangerang. Khusus untuk yang memiliki berat 8,5 ton keatas, tronton dan gandengan ataupun sejenisnya," ujar Arief saat dikonfirmasi, Jumat, 2 Agustus 2019.
 

Pemkot Tangerang Larang Truk Bertonase Berat Melintas
Surat edaran yang dikeluarkan dan ditanda tangani oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah
 
Baca:Sopir Truk Tanah Timpa Mobil Dibekuk

 
Jika membandel, Arief menambahkan, pengelola truk dapat dikenakan sanksi sesuai Peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Pelarangan tersebut berlaku menyusul adanya sebuah kecelakaan yang merenggut empat nyawa lantaran truk tanah menimpa Daihatsu Sigra. Peraturan tersebut akan terus diberlakukan sampai ada pertanggungjawaban dan jaminan dari penyedia jasa dan kontraktor yang menggunakan truk tersebut.
 
"Jika membandel kita akan tindak sesuai aturan. Kita telah edarkan kepada pengusaha dan kontraktor proyek yang dikerjakan di seluruh ruas wilayah Kota Tangerang," kata Arief.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif