Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Penyerang Unismuh Makassar Terancam 10 Tahun Penjara

Nasional penyerangan
Muhammad Syawaluddin • 14 Desember 2019 09:04
Makassar: Sebanyak 14 orang diduga penyerang Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sulawesi Selatan masih diperiksa intensif. Mereka terancam Undang-undang darurat.
 
"Sementara masih saksi, tetap akan ada (yang tersangka) kan bawa senjata. Enggak boleh bawa senjata di jalan-jalan. Undang-Undang Darurat Pasal 51 ancaman hukuman 10 tahun," kata Kapolresta Makassar, Kombes Yudhiawan Wibisono, di Makassar, Jumat, 13 Desember 2019.
 
Yudhiawan menjelaskan pihaknya tengah memeriksa peran belasan orang tersebut. Sejumlah orang yang ditangkap bukan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita masih pilah. Karena ada yang dari luar kampus Unismuh,” ungkapnya.
 
Bentrokan terjadi pada Rabu, 12 Desember 2019 lalu, sekitar pukul 22.15 Wita. Salah satu kelompok masuk ke dalam kampus dan melakukan penyerangan, dengan senjata tajam.
 
Penyerangan diduga berawal dari adanya perbedaan dalam proses pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perpajakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Makassar. Terdapat dua calon dalam pemilihan itu.
 
Pemilihan yang berlangsung di lantai 9 Gedung Iqra Unismah Makassar berlangsung panas. Dua calon pemimpin itu ngotot bisa duduk sebagai pimpinan.
 
Kegiatan tahunan mahasiswa itu berakhir ricuh setelah diduga kelompok pendukung salah satu calon tersinggung dengan anggota calon lainnya. Kericuhan antar kedua kelompok itu tidak terhindarkan.
 
Bentrokan antara dua kubu meluas hingga ke luar kampus tepatnya ke Jalan Talasalapang Raya, Kecamatan Rappocini. Informasi yang diperoleh ada beberapa korban dikabarkan terkena busur.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif