ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

15 Sapi di Boyolali Terindikasi PMK

Nasional Hewan Ternak penyakit menular sapi jawa tengah
Triawati Prihatsari • 12 Mei 2022 15:45
Boyolali: Dinas Peternakan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali menemukan 15 ekor sapi di Boyolali, terindikasi penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebanyak 15 sapi tersebut milik warga Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
 
"Temuan kasus PMK berawal dari laporan warga di mana sapinya mengalami gejala tidak nafsu makan. Dia melaporkan ke pusat kesehatan hewan (Puskeswan), Mojosongo pada Sabtu, 7 Mei 2022," terang Kepala Disnakkan Kabupaten Boyolali Lucia Dyah Suciati, di Boyolali, Kamis, 12 Mei 2022.
 
Berdasarkan laporan itu, petugas langsung mendatangi sapi milik warga tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Warga tersebut memiliki total 15 ekor sapi, dua di antaranya baru saja didatangkan dari Kabupaten Wonogiri tanpa dilengkapi dokumen kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Belakangan diketahui dua sapi dari Wonogiri tersebut positif PMK dan menulari sapi lainnya yang berada dalam satu kandang. Selanjutnya, petugas melakukan pengobatan pada sapi-sapi tersebut.
 
"Kita obati, kasih vitamin, serta penyemprotan disinfektan. Dan kini kondisi 13 sapi sudah membaik. Dua lainnya maasih dalam perawatan," bebernya.
 
Baca: Akademisi UB Imbau Masyarakat Tak Perlu Khawatir dengan Wabah PMK
 
Dalam penanganan kasus PMK di Boyolali, pihaknya berkoordinasi dengan Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta untuk melakukan investigasi. Usai penemuan kasus PMK tersebut, Disnakkan Boyolali langsung melakukan upaya pencegahan agar hal samaa tidak menyerang sapi lainnya.
 
"Kita mengimbau padaa pedagang sapi agar tidak mengambil sapi dari wilayah Jawa Timur. Kita dari pemerintah juga tetap waspada," ungkapnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif