Kepala Dinas PPPA Kota Makassar, Achi Soleman, di Kota Makassar, Kamis, 27 Januari 2022. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin
Kepala Dinas PPPA Kota Makassar, Achi Soleman, di Kota Makassar, Kamis, 27 Januari 2022. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin

Pelaku Pelecehan Anak di Makassar Pernah Dipenjara Kasus yang Sama

Nasional kejahatan seks pencabulan kekerasan seksual pencabulan anak
Muhammad Syawaluddin • 27 Januari 2022 22:58
Makassar: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Achi Soleman, mengungkapkan pelaku pelecehan seksual yang saat ini masih buron adalah mantan narapidana.
 
"Mantan napi dengan kasus yang sama. Pelecehan seksual dan kekerasan seksual pada anak," kata Achi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 27 Januari 2022.
 
Baca: Melirik Peluang Bisnis Dari Durian Jenis Bawor

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan pelaku merupakan mantan narapidana yang baru saja setahun keluar dari Lapas Kelas I Makassar, setelah menjalani hukuman lima tahun kurungan penjara dengan kasus pelecehan seksual.
 
Bahkan dalam kasus sebelumnya pelaku berinisial G, 40, ini melakukan tindakan kriminalnya itu tidak jauh dari lokasi yang dilakukan sekarang. Achi menyebut tindakannya dilancarkan hanya di Kecamatan Manggala.
 
"Kecamatannya sama (dengan perbuatan sebelumnya). Hanya di RW yang berbeda dengan yang sekarang. Jadi setelah keluar (dari Lapas) pindah kontrakan ke RW lain," jelasnya.
 
Ia menjelaskan, pelaku selama ini hidup sendiri dan tidak memiliki keluarga yang tinggal bersama di rumah tempat pelaku kontrak. Sehingga, hal itu membuat pelaku bebas melakukan tindakan tidak bermoral tersebut.
 
"Setelah kami koordinasi dengan tim selter warga yang ada di sana, ternyata pelaku ini sudah berulang kali melakukan hal yang sama. Dia keluar dari masa tahanannya dan melakukan hal itu berulang lagi," jelasnya.
 
Sebelumnya seorang anak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan menjadi korban pelecehan seksual. Anak itu dilecehkan oleh seorang pria dengan iming-iming uang dan bermain game online.
 
Ia mengatakan bahwa pelecehan seksual yang dialami oleh anak laki-laki berumur 11 tahun tersebut. Setelah orang tuanya melihat gelagat yang tidak biasa dilakukan oleh anaknya tersebut.
 
Pelaku yang saat ini masih buron itu juga diketahui telah melakukan pelecehan seksual sodomi terhadap anak tersebut tidak hanya sekali tapi beberapa kali. Sehingga hal ini menyebabkan traumatik bagi anak tersebut.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif