Wakil Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Hermanus Man. Antara/ Benny Jahang
Wakil Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Hermanus Man. Antara/ Benny Jahang

Kota Kupang Pastikan Tidak Karantina Wilayah

Nasional Virus Korona Pencegahan Covid-19 Protokol Covid-19
Antara • 10 November 2020 15:10
Kupang: Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), memastikan tidak akan melakukan karantina wilayah dalam mencegah penyebaran covid-19. Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, mengatakan banyak pertimbangan dari pihaknya terkait tidak lakukan karantina wilayah.
 
"Kami pastikan tidak ada kebijakan karantina wilayah dalam mencegah penyebaran covid-19, karena dampak ekonominya kepada masyarakat sangat besar," kata Hermanus saat dihubungi, Selasa, 10 November 2020.
 
Baca: NasDem Mubar Bagikan 99 Bibit Jagung Kuning

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Herman mengatakan laju inflasi yang rendah di ibu kota provinsi NTT itu sangat terasa selama pandemi covid-19. Menurutnya perekonomian secara nasional saat ini sedang dalam masa resesi, artinya pertumbuhan ekonomi dalam level negatif dan Kota Kupang juga terkena dampaknya.
 
"Kuartal ketiga di Kota Kupang, laju inflasi kita rendah sekali, bahkan deflasi. Harga mengalami penurunan. Ini menandakan bahwa permintaan berkurang karena tidak ada yang membeli, maka tidak terjadi transaksi, sehingga berdampak pada minimnya kenaikan harga," jelas Herman.
 
Herman mengatakan walaupan kasus covid-19 di Kota Kupang cenderung bertambah dari transmisi lokal, namun dipastikan tidak diikuti karantina wilayah.
 
Pemerintah Kota Kupang mengambil langkah penerapan protokol kesehatan secara ketat bagi seluruh masyarakat dalam mencegah penyebaran covid-19, disertai langkah-langkah pembenahan ekonomi sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.
 
"Karantina wilayah bukan hanya membuat pertumbuhan ekonomi menjadi negatif, tetapi lumpuh total, karena membuat masyarakat tidak bisa keluar rumah dan hanya berdiam di tempat, toko-toko tutup, bahkan mungkin pasar tradisional akan tutup," ungkap Herman.
 
Sementara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kupang menyebutkan jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Kupang, hingga Senin, 9 November 2020 tercatat 225 kasus dengan jumlah pasien sembuh 114 orang, sedangkan pasien yang sedang menjalani perawatan medis 104 orang, dan tujuh orang meninggal.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif