ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pemerintah DIY Pangkas Durasi Vaksinasi Selama Ramadan

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 Protokol Covid-19
Ahmad Mustaqim • 08 April 2021 16:53
Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menjadwalkan vaksinasi covid-19 selama bulan ramadan. Otoritas kesehatan setempat akan memangkas durasi vaksinasi dibanding hari biasa.
 
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, mengatakan vaksinasi selama ramadan akan dilaksanakan setengah hari.
 
"Teknis (vaksinasi saat bulan ramadan) ditambah tenaganya (medis). Kita usahakan dari pagi sampai sebelum salat dzuhur sudah selesai," kata Pembajun di Jogja Expo Centre (JEC), Bantul, Kamis, 8 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemkot Tangerang Tetap Laksanakan Vaksinasi saat Ramadan
 
Pembajun menjelaskan penentuan jadwal vaksinasi selama ramadan memperhatikan sejumlah hal. Salah satunya yakni agar lansia penerima vaksin dosis kedua tak mengalami hipoglikemia atau kekurangan gula darah yang bisa membuat pingsan dan dehidrasi.
 
"Apalagi untuk lansia, kan kasihan. Jadi jadwalnya kami majukan lebih pagi," jelasnya.
 
Selain itu vaksinasi bulan ramadan dilakukan pagi hingga siang hari agar tenaga kesehatan yang sedang berpuasa tetap bisa mengikuti salat tarawih. Ia mengungkapkan vaksinasi bulan ramadan apabila dilaksanakan malam hari akan mengorbankan hal tersebut.
 
Sejak pertengahan Januari hingga awal April, Pembajun melanjutkan vaksinasi di DIY untuk SDM kesehatan mencakup 134,9 persen untuk dosis pertama dan 121,7 persen pada dosis kedua. Adapun untuk pelayan publik, mencapai 45,35 persen dosis perrama dan 25,17 persen dosis kedua.
 
"(Vaksinasi) untuk lansia sudah naik. Dosis pertamanya 12,82 persen dan dosis keduanya 1,34 persen," ungkapnya.
 
Secara angka sebanyak 45.619 orang SDM kesehatan divaksin dosis pertama dan 41.128 orang SDM kesehatan divaksin dosis kedua. Sementara pelayan publik ada 151.795 orang divaksin dosis pertama (dari 313.314 orang teregistrasi) dan 84.273 orang divaksin dosis kedua.
 
Adapun vaksinasi untuk lansia sudah 37.864 orang dapat dosis pertama dan 3.956 orang dapat dosis kedua dari total 593.892 lansia terregstrasi.
 
Pembajun menyebut ada sebanyak 10 laporan resmi kejadian ikutan pascaimunisasi (Kipi). Ia menyatakan Kipi yang dialami itu masih dalam kategori ringan.
 
"Setelah dicek ternyata sebagian besar karena menerima vaksinasi saat kondisi tubuh penerima vaksin kurang fit," ujarnya.
 
Vaksin untuk Indonesia
 
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif