ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Bupati Sukoharjo Keluarkan SE Larangan Hajatan

Nasional Virus Korona PSBB Pencegahan Covid-19
Triawati Prihatsari • 07 Januari 2021 17:28
Sukoharjo: Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah, Wardoyo Wijaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) larangan penyelenggaraan hajatan di tengah pandemi covid-19. Larangan dalam SE nomor 300/040/2021 dikeluarkan menjelang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Solo Raya.
 
"Tujuan utama dari larangan ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kalau terpaksa dilaksanakan, hanya boleh dihadiri maksimal 30 orang," kata Wardoyo di Sukoharjo, Kamis, 7 Januari 2021.
 
Baca: Sepakat PSBB, Pemkot Semarang Izinkan Warga Gelar Akad Nikah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Isi SE tersebut melarang hajatan dan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi berkembangnya kasus korona melalui keramaian/kerumunan massa, kegiatan pertemuan dan hajatan berupa nikah, sunatan, peringatan kematian/tahlian dan lainnya untuk sementara waktu dilarang dilaksanakan.
 
"Untuk akad nikah bila kondisi mendesak hanya boleh dihadiri maksimal 30 orang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," jelas Wardoyo.
 
Sementara bagi warga yang akan menikahkan putra putrinya, tidak boleh mengedarkan undangan/ulem. Selain itu dilarang memakai sound system atau pelantang suara, dilarang menggelar hiburan serta tidak boleh memasang tarub/tratag/tenda.
 
"Untuk pelaksanaan akad nikah dibatasi maksimal 1,5 jam dimana hidangan dibagikan kepada tamu dalam bentuk nasi box untuk dibawa pulang. Larangan berlaku mulai bulan Januari 2021 dan akan dievaluasi secara berkala," jelasnya.
 
Sementara jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Sukoharjo per Rabu, 6 Januari 2021 sebanyak 2.985 kasus. Dari jumlah tersebut, 2.363 kasus dinyatakan sembuh. Sedangkan 172 orang meninggal dunia, 166 orang dirawat di rumah sakit, serta 284 orang menjalankan isolasi mandiri.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif