Ilustrasi teroris. Medcom.id
Ilustrasi teroris. Medcom.id

15 Teroris Jaringan JAD Ditangkap di Makassar

Nasional terorisme polri teroris
Siti Yona Hukmana • 06 Januari 2021 12:45
Jakarta: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri, Polda Sulawesi Selatan, dan Polrestabes Makassar menangkap 15 terduga teroris. Sebanyak dua teroris tewas ditembak petugas.
 
"Saat dilakukan penangkapan kedua pelaku melakukan perlawanan dengan masing-masing menggunakan senjata tajam jenis parang dan senapan angin jenis PCP (Pre Charge Peneumatic)," kata Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Merdisyam dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Januari 2021.
 
Kedua tersangka yang tewas, yakni Moh Rizaldy S (MRS), 46, dan Sanjai Ajis (SA), 23. Namun, Merdisyam tidak memerinci identitas 13 terduga teroris lain yang ditangkap dalam operasi tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Belasan teroris itu ditangkap di Villa Mutiara, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada pukul 06.00 WITA, Rabu, 6 Januari 2021. Teroris yang ditangkap berasal dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
 
"Mereka jaringan teror pendukung khilafah atau Islamiq State of Iraq and Suriah (ISIS)," ujar Merdisyam.
 
Baca: Dua Terduga Teroris di Makassar Tewas Ditembak
 
Merdisyam mengatakan MRS dan SA bersama ratusan jemaah lainnya menyatakan baiat kepada khilafah atau ISIS di Pondok Pesantren Aridho pimpinan Ustaz Basri pada 2015. "Ustaz Basri telah meninggal dunia di Nusa Kambangan dalam kasus teror," ungkap Merdisyam.
 
MRS dan SA juga melakukan kajian khusus pendukung daulah di Villa Mutiara dan Yayasan Aridho. Kedua tersangka bersama keluarganya telah hijrah bergabung dengan ISIS di Suriah pada 2016.
 
"Namun, dapat dibatalkan di Bandara Soetta (Soekarno Hatta, Tangerang, Banten)," ungkap Merdisyam.
 
MRS dan SA juga disebut terlibat dalam pengiriman dana kepada pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Zolo, Filipina. Pelaku bom bunuh diri itu ialah kelompok jemaah di Villa Mutiara.
 
"Mulai Oktober 2020 kelompok Villa Mutiara secara rutin lakukan latihan menembak dan naik gunung (idad)," ujar Merdisyam.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif