Wakil Ketua DPRD Surabaya, Darmawan (ke dua dari bawah rompi merah muda) ditetapkan tersangka kasus Korupsi Dana Jasa Aspirasi Masyarakat (Jasmas) 2016. Foto: Medcom.id/S Hadi
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Darmawan (ke dua dari bawah rompi merah muda) ditetapkan tersangka kasus Korupsi Dana Jasa Aspirasi Masyarakat (Jasmas) 2016. Foto: Medcom.id/S Hadi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi

Nasional kasus korupsi
Syaikhul Hadi • 16 Juli 2019 19:31
Surabaya: Wakil Ketua DPRD Surabaya, Darmawan, ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, usai ditetapkan tersangka kasus Korupsi Dana Jasa Aspirasi Masyarakat (Jasmas) 2016. Politikus Partai Gerindra itu langsung dijebloskan ke Rutan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
 
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Rachmat Supriadi, mengatakan penahanan dilakukan setelah Darmawan diperiksa sebagai saksi dan ditetapkan tersangka. Penyidik menemukan lebih dari dua alat bukti untuk menjerat Darmawan sebagai tersangka.
 
"Sebelum ditahan, Wakil Ketua DPRD Surabaya ini kita tetapkan sebagai tersangka. Setelah selesai diperiksa langsung kita lakukan penahanan dikantor Kejati Jawa Timur," ujar Rachmat Supriyadi, di Kejari Tanjung Perak Surabaya, Selasa, 16 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemeriksaan Darmawan merupakan pemeriksaan lanjutan dari tersangka sebelumnya, Agus Setiawan Jong yang juga Anggota DPRD Surabaya. Jong sudah masuk tahap penuntutan di Pengadilan Tipikor Surabaya.
 
"Jong diduga melakukan mark up sejumlah pengadaan peralatan seperti tenda, kursi dan sound system dengan menggunakan dana Jasmas. Sedangkan Tersangka Dharmawan mengkoordinir proposal dari RT-RT," tambah Rachmat.
 
Proposal itu, lanjut Rachmat, diberikan kepada Jong untuk diproses. Berdasarkan bukti yang dikantongi penyidik, tersangka Darmawan berhasil mengumpulkan delapan proposal. Atas usaha terlarangnya itu, Darmawan memperoleh fee sebesar Rp80 juta.
 
"semacam komisi. Dia mendapat keuntungan dari mengumpulkan proposal tersebut. Detailnya nanti dipersidangan," jelasnya.
 
Darmawan akan ditahan selama kurang lebih 20 hari. Upaya penahanan sebagai tindak lanjut pemeriksaan terhadap tersangka lain, dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.
 
Kejari Tanjung Perak sudah menetapkan tersangka lain dan dilakukan penahanan terhadap Sugito, anggota DPRD Surabaya dari Partai Hanura.
 
Penyidik juga sudah memeriksa politisi lain dari Partai Demokrat, Ratih Retnowati; anggota DPRD Surabaya dari PAN, Syaiful Aidy; dan anggota Komisi B DPRD Surabaya, Dini Rijanti. Mereka diperiksa dalam statusnya sebagai saksi.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif