Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Dua KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Balingga

Nasional kelompok bersenjata di papua
Roylinus Ratumakin • 02 Desember 2019 19:20
Jayapura: Kontak tembak terjadi di Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Minggu, 1 Desember 2019 dan Senin pagi, 2 Desember 2019. Dari kontak tembak tersebut menewaskan dua orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Purom Okinam Wenda.
 
Komando Distrik Militer (Dandim) 1702/Jayawijaya, Lekol Inf. Candra Dianto, mengatakan kontak termbak tersebut bermula ketika pihaknya menyemarakan Gerbang Natal dengan bakti sosial di Distrik Balingga, Minggu, 1 Desember 2019.
 
"Pada saat baksos tersebut, ada warga masyarakat yang melapor ke anggota kami bahwa ada sekelompok warga membawa senjata api. Setelah dicek oleh anggota, ternyata benar dan terjadilah kontak tembak sekitar pukul 17.30 WIT," kata Candra saat dikonfirmasi, Senin, 2 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Candra menjelaskan kontak tembak tersebut berlanjut saat penyisiran pagi hari yaitu pada pukul 07.00 WIT hingga pukul 09.00 WIT. Dari hasil penyisiran dan kontak tembak tersebut, terdapat dua korban tewas dari KKB.
 
"Dan kami juga berhasil mengamankan satu pucuk senjata api jenis revolver. Informasi yang kami dapat bahwa di Distrik Balingga adalah markas dari pimpinan KKB Kodap II, Lanny Jaya atas nama Purom Okinam Wenda," jelas Candra.
 
Menurut Candra Distrik Balingga merupakan markas Puron Wenda yang tidak pernah tersentuh sama sekali dan para KKB tersebut memiliki senjata laras panjang. Menurutnya kebiasaan para KKB tersebut saat melakukan penyerangan atau kontak tembak, satu senjata dikawal Tiga hingga empat orang.
 
“Dulu pernah ada kontak tembak dengan TNI di Kampung Popome, Distrik Mokoni, dan berhasil kami kuasai yang sekarang sudah menjadi pos TNI. Titik kuatnya dia (Purom Wenda) itu di Kampung Popome karena dari situ bisa memantau ke seluruh wilayah Lanny Jaya,” katanya.
 
Soal Puron Wenda sendiri, kata Candra, hingga kini pihaknya belum mengetahui keberadaannya. "Kami belum tau, apakah dia ada disaat kontak tembak tersebut atau tidak kami belum tau," pungkas Candra.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif