Bangunan di Cianjur, Jawa Barat, rusak usai diguncang gempa magnitudo 5,6, Senin, 21 November 2022. DOK Istimewa
Bangunan di Cianjur, Jawa Barat, rusak usai diguncang gempa magnitudo 5,6, Senin, 21 November 2022. DOK Istimewa

Cianjur Diguncang 125 Gempa Susulan Sejak Kemarin

P Aditya Prakasa • 22 November 2022 13:22
Bandung: Gempa susulan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih kembali terjadi hingga Selasa, 22 November 2022. Polda Jawa Barat mencatat 125 kali gempa susulan terjadi dan juga telah kembali memakan korban hinga ratusan jiwa.
 
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan berdasarkan data Polda Jawa Barat tercatat ratusan korban jiwa meninggal dunia akibat bencana gempa. Ratusan korban tersebut berada di tiga rumah sakit di Kabupaten Cianjur.
 
"Total hari ini ada 117 yang meninggal di tiga rumah sakit. Empat di antaranya masih belum teridentifikasi," ucap Ibrahim melalui pesan singkat, Selasa, 22 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain korban meninggal dunia, kata Ibrahim, sebanyak 51 orang mengalami luka berat dan masih dirawat di rumah sakit. Sementara untuk orang hilang dan masih dalam pencarian, ada 40 orang.
 
Selain itu, lanjut Ibrahim, sebanyak 11 kecamatan di Kabupaten Cianjur terdampak gempa susulan. 
 
"Telah terjadi 125 kali gempa susulan di Cianjur. Yang terbesar magnitudo 4,5 dan terkecil magnitudo 4,1," kata Ibrahim.
 
Baca: Cianjur-Sukabumi 14 Kali Diguncang Gempa Merusak

Hingga saat ini, polisi dan pihak terkait masih melakukan pencarian terhadap korban tertimbunan longsoran dan tertimpa runtuhan bangunan akibat gempa. Selain melakukan operasi pencarian, polisi juga memberikan bantuan dengan mendirikan dapur umum untuk para pengungsi.
 
Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin 21 November 2022. Gempa dengan magnitudo 5,6 itu telah menyebabkan ratusan orang meninggal dan mayoritas anak-anak.
 
Gempa terasa di wilayah Bandung Raya, Sukabumi, Garut, Jakarta, hingga Tangerang. Namun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena gempa terjadi di daratan.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif