GubernUr Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat memimpin jumpa pers covid-19 Jatim, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
GubernUr Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat memimpin jumpa pers covid-19 Jatim, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Pasien Korona Bertambah, Zona Merah di Jatim Jadi 14 Daerah

Nasional Virus Korona
Amaluddin • 28 Maret 2020 19:28
Surabaya: Jumlah pasien positif virus korona (covid-19) di Jawa Timur jadi 77 orang, bertambah 11 dari sebelumnya 66 orang. Rinciannya, tujuh pasien dari Surabaya, dan Sidoarjo, Gresik, Magetan, dan Kota Kediri masing-masing satu orang.
 
"Hari ini ada tambahan baru positif korona ada 11 orang positif. Sehingga total ada 77 orang terkonfirmasi covid-19 di Jatim," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat memimpin jumpa pers covid-19 Jatim, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu, 28 Maret 2020.
 

Dari 11 pasien korona tambahan itu, lanjut Khofifah, ada satu daerah masuk zona merah korona, yakni Kota Kediri. Sehingga total ada 14 daerah di Jatim masuk zona merah, yaitu Kota Surabaya, Batu, Malang, Kabupaten Malang, Gresik, Sidoarjo, Magetan, Blitar, Jember, Tulungagung, Lumajang, Situbondo, Kabupaten Kediri, dan Kota Kediri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi ada tambahan daerah di Jatim masuk zona merah, yaitu Kota Kediri," ujarnya.
 
Kemudian hasil tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim, lanjut Khofifah, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 309 orang, bertambah 42 dari sebelumnya 267 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 4.568 orang, bertambah 757 dari sebelumnya 3.781 orang.
 
"Kami mengajak kembali dan tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat, agar waspada terkait penyebaran korona. Apalagi ada jumlahnya mengalami peningkatan di Jatim," ujarnya.
 
Khofifah mengaku terus berikhtiar untuk mencegah penyebaran korona di Jatim. Salah satunya membangun sinergitas bersama Forkopimda Jatim, mulai hulu hilir dari Polda Jatim hingga ke lini bawah Babinkamtibnas, Kodam V Brawijaya hingga ke tingkat Koramil, Bupati/Wali Kota hingga ke tingkat Kelurahan.
 
"Kami terus berikhtiar agar pencegahan covid-19 lebih efektif lagi. Pencegahan akan lebih efektif, salah satunya agar kita sama-sama tidak keluar rumah," pungkasnya.

 

(ALB)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif