ilustrasi kapal tenggelam. Foto: AFP
ilustrasi kapal tenggelam. Foto: AFP

KM Ladang Pertiwi Karam, 17 Orang Berhasil Selamat

Antara • 28 Mei 2022 12:45
Makassar: Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi yang mengangkut puluhan penumpang kecelakaan di Perairan Selat Makassar. Kecelakaan terjadi setelah kapal bertolak dari Pelabuhan Rakyat Paotere Kota Makassar menuju Pulau Kalmas, Kabupaten Kepulauan Pangkajene (Pangkep).
 
"Iya (kecelakaan) tenggelam,” kata Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Sulawesi Selatan, Djunaidi, Sabtu, 28 Mei 2022.
 
Kapal tersebut tenggelam pada Kamis, 26 Mei 2022, sekitar pukul 13.00 WITA. Tim SAR langsung bergerak melakukan penyelamatan dan pencarian pada Jumat, 27 Mei 2022, sekitar pukul 03.30 WITA di diposisi titik koordinat 04-51-153s, 17-36-596E.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Basarnas telah menurunkan KM SAR Kamajaya untuk mencari korban di titik lokasi kejadian. Selain itu, pihak Syahbandar dari otoritas Pelabuhan Makassar juga turun tangan dengan memberangkatkan tim.
 
"Informasi yang kami dapat, saat ini ada 17 orang (selamat) 10 orang penumpang telah dibawa ke Kendari, tujuh orang di bawa ke Banjarmasin, karena yang didapat (ditemukan) itu tidak bisa singgah ke tujuan masing-masing," ujarnya.
 
Terkait jumlah penumpang, Djunaidi mengaku tak mengetahui jumlah persisnya. "Mengetahui datanya orang syahbandar, kami tidak tahu jumlah penumpang, dan kami hanya mencari saja. Kalau kami dikabari dan data yang kami dapat 43 orang, 17 sudah ditemukan," kata Djunaidi.
 
Kapal tenggelam diduga akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM). Cuaca buruk turut menjadi pemicu. 
 
Baca: 
Kapal Karam, 4 ABK Bertahan di Atas Papan
 
"Faktornya, bisa jadi karena kebanyakan penumpang, kebanyakan barang, terus BBM juga tidak cukup. Perjalanan ini mengapa juga dilepas (saat kondisi cuaca ekstrem)," ucap Djunaidi.
 
Sebelumnya, sebanyak tujuh penumpang telah diselamatkan Kapal TB Sabang 25 yang saat itu menuju Banjarmasin. Dari komunikasi melalui radio, kapal ini berhasil kontak dengan kapal TB Max yang ikut menyelamatkan sembilan orang serta kapal lainnya, TB Cipta satu orang.
 
Kedua kedua kapal ini hendak menuju Marowali, lalu akan singgah ke perairan Tanakeke untuk menurunkan para korban. 
Tujuh identitas korban selamat di angkut kapal TB Sabang 25, masing-masing berjenis kelamin perempuan, yakni Thoibatussibhan,(21); Rahma Tullah, (28); Husni, (40); dan Bidarapi, (61).
 
Laki-laki, M Rahman, (17); Syamsir, (41); Moh Hidayatullah, (19); Untuk 10 korban lainnya, identitas masih menunggu informasi dari kapal lain yang sebelumnya telah menurunkan mereka di tempat aman.

 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif