Ilustrasi. Puluhan hektare lahan di Kabupaten OKU Sumsel terbakar sepanjang Juni-Juli 2021. (ANTARA/Edo Purmana)
Ilustrasi. Puluhan hektare lahan di Kabupaten OKU Sumsel terbakar sepanjang Juni-Juli 2021. (ANTARA/Edo Purmana)

BPBD Penajam Paser Utara Pastikan Api di Bubulu Padam

Nasional kebakaran hutan kebakaran Kebakaran Lahan dan Hutan
Antara • 18 Oktober 2021 08:00
Panajam: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabuaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan titik api di Babulu sudah padam. Pemantauan dilakukan oleh tim gabungan yang berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten PPU dalam sehari, sejak Sabtu, 16 Oktober 2021.
 
"Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balikpapan serta Lapan Fire Hotspot, Sabtu kemarin, pukul 18.12 Wita terpantau ada titik api," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten PPU Nurlaila di Penajam, Minggu, 17 Oktober 2021.
 
Titik api tersebut terpantau di Desa Labangka, Kecamatan Babulu. Kemudian pada Minggu, 17 Oktober 2021, pihaknya bersama Danramil Babulu, Babinsa Labangka dan Babinkamtibmas mengecek lokasi sesuai titik koordinat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari pengecekan di lapangan diperoleh hasil konversi dengan tingkat kepercayaan medium. Lokasi hotspot berdasarkan titik koordinat dimaksud berada di RT 09 Desa Labangka," katanya.
 
Baca: Kebakaran 20 Hektare Lahan Gambut di Nagan Raya Masih Berkobar
 
Pada titik koordinat tersebut, lanjutnya, berjarak sekitar 50 meter dari jalan yang bisa dilalui dengan roda empat. Sedangkan kendaraan yang digunakan adalah mobil operasi BPBD Kabupaten PPU dan mobil operasional Koramil Babulu, dilanjutkan dengan jalan kaki.
 
Ketika tim tiba di lokasi, lanjut Nurlaila, terdapat sisa pepohonan dan semak belukar yang terbakar pada lahan dengan seluas sekitar 400 meter persegi.
 
"Saat tim di lokasi, sudah tidak terdapat potensi timbulnya kembali titik api, karena tim dari BPBD, Koramil dan Polsek Babulu melakukan pengecekan langsung pada lahan yang telah terbakar," jelasnya.
 
Setelah dilakukan penelusuran, tim kemudian mengetahui bahwa pemilik lahan yang bekas terbakar itu adalah Arizal, berdomisili di Desa Labangka, Dusun 3, RT 09.
 
"Untuk meminimalka kasus kebakaran lahan dan hutan, kami mengimbau kepada masyarakat tidak membakar saat melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan, karena akan berpotensi menimbulkan kebakaran," ucap Nurlaila.

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif