Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Nyoman Budhiana)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Nyoman Budhiana)

Dinkes Medan Imbau Warga Tak Pakai Air Sungai Bederah

Nasional hewan ternak
Antara • 08 November 2019 13:29
Medan: Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan, Sumatera Utara, Mutia Nimpar, mengimbau masyarakat tak menggunakan air sungai Bederah. Hal ini menyusul matinya ribuan babi ternak akibat wabah virus hog cholera.
 
"Kemarin tim kesehatan bersama dinas terkait sudah turun ke sungai Bederah. Sejauh ini temuan bangkai babi belum menimbulkan dampak kesehatan bagi masyararakat," ujarnya melansir Antara, Jumat, 8 November 2019.
 
Mutia meminta masyarakat menghindari sumber air dari sungai untuk keperluan konsumsi sehari-hari. "Kita tetap berharap tidak terjadi apa-apa," kata dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Azhar Harahap sebelumnya menyebut sebanyak 4.682 ekor ternak babi ditemukan mati. Diduga, hewan tersebut terjangkit virus hog chorela.
 
Adapun 11 kabupaten/kota yang ternak babinya mengalami wabah virus hog cholera di antaranya, Delisedang, Humbang Hasundutan, Dairi, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Samosir.
 
Sementara itu Kepala Balai Veteriner Medan Agustia MP menyebut, dari hasil pengujian sampel bangkai babi ditemukan, ribuan babi yang mati tak cuma terkena wabah virus hog cholrea. Demam babi atau disebut juga sebagai virus African Swine Fever (ASF) juga diduga menjangkiti ribuan babi ternak yang mati.
 
"Saya katakan indikasi karena selama ini tidak pernah ada. Bukan ada ya tapi indikasi," kata dia.
 
Agustia mengungkapkan untuk membuktikan adanya ASF perlu uji laboratorium berkali-kali. Sebab, virus ASF belum pernah terjadi di Indonesia dan belum ada obatnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif