Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dok. Humas Pemkot Batu)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dok. Humas Pemkot Batu)

Pemprov Jatim Gandeng 8 PTN Bersihkan Sungai Brantas

Nasional lingkungan hidup
Daviq Umar Al Faruq • 05 Desember 2019 18:14
Batu: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menggandeng delapan perguruan tinggi negeri (PTN) untuk menyelesaikan permasalahan air bersih di Sungai Brantas, Jawa Timur. Penyelesaian itu lewat program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif bertema Brantas Tuntas.
 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan ada dua langkah yang dijalankan untuk memperbaiki dan membersihkan Sungai Brantas. Dari hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas terdapat program Sapu Bersih Nyemplung Kali (Saber Pungli).
 
"Dan di hilir ada delapan perguruan tinggi se Jawa Timur yang sudah kita rapat teknis akan ada KKN Brantas Tuntas," katanya di Kota Batu, Jawa Timur, Kamis 5 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Delapan perguruan tinggi yang berkolaborasi dalam KKN kolaboratif Brantas Tuntas yakni, Universitas Airlangga (UNAIR), Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Brawijaya (UB), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN).
 
"Jadi Sungai Brantas itu kita harapkan bisa tuntas menjadi sungai yang bersih indah dan sehat," imbuhnya.
 
Khofifah menambahkan Sungai Brantas memiliki panjang sekitar 340 kilometer. Selain itu sungai yang bermata air di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, ini mengaliri 17 kabupaten/kota di Jawa Timur.
 
"Jadi masyarakat harusnya cintai sungai. Bagaimana sungai jadi beranda depan, jangan beranda belakang. Kalau rumah beranda belakang sungai maka apa-apa cenderung dibuang ke sungai," ungkapnya.
 
"Tapi kalau beranda depan maka kita akan berikan suasana indah, nyaman dan menjaga sungai itu sehat. Daya dukung alam dan lingkungan itu harus kita jaga bersama," pungkasnya.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif