Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Medcom.id/Amaluddin)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Medcom.id/Amaluddin)

Bantuan Pendidikan untuk SMA Swasta di Jatim Dimulai 2020

Nasional Bantuan Pendidikan
Amaluddin • 23 September 2019 14:48
Surabaya: Dana Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) untuk SMA-SMK swasta di Jawa Timur, mulai dikucurkan pada 2020. Alokasi anggaran tengah dibicarakan Pemprov Jatim dan legislatif.
 
"Insyaallah tahun ajaran baru, Juli 2020. Sekarang sedang menunggu proses pembahasan serta besaran alokasi anggarannya dengan DPRD Jatim," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Senin, 23 September 2019.
 
Khofifah mengatakan BPOPP ialah salah program Pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas). Dana BPOPP merupakan bantuan dari Pemprov untuk subsidi SPP bagi SMA/SMK di Jatim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk tahap pertama, program mulai direalisasikan di SMA dan SMK negeri. Sementara untuk SMA dan SMK swasta akan dimulai tahun berikutnya.
 
"Pemprov insyaallah juga akan memberikan subsidi SPP bagi Madrasah Aliyah (MA) swasta supaya bisa menikmati keringanan biaya sekolah," kata dia.
 
Program Pendidikan TisTas di Jawa Timur merupakan program prioritas Pemprov Jawa Timur yang juga menjadi salah satu janji kampanye Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil Dardak.
 
Selain bantuan SPP gratis bagi SMA/SMK negeri dan swasta, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim juga akan mendirikan SMK Pengampu, yang menyiapkan bengkel atau laboratorium bagi SMK yang punya jurusan serumpun. Serta, pemberian tunjangan untuk seluruh guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di bawah naungan Pemprov Jatim.
 
"Kami berharap, dengan program pendidikan gratis dan berkualitas di Jatim ini, bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim, yang kini masih peringkat 15 nasional," kata Khofifah.
 
Dalam pelaksanaan program TisTas, Khofifah mengaku akan terus melakukan penyisiran, di kampung-kampung pelosok di daerah di Jatim. Semata-mata agar anak-anak di Jatim bisa menempuh pendidikan.
 
"Untuk mendorong jika ada anak usia sekolah yang belum mendapatkan bangku sekolah, kita ajak untuk melanjutkan pendidikan yang kini sudah gratis," pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif