NEWSTICKER
Gubernur Jawa TImur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Medcom.id/Amaluddin)
Gubernur Jawa TImur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Medcom.id/Amaluddin)

18 Daearah di Jatim Masih Buka Lokasi Wisata

Nasional Virus Korona
Amaluddin • 21 Maret 2020 19:07
Surabaya: Sebanyak 20 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur telah menutup tempat wisata dan hiburan malam untuk mengantisipasi penyebaran virus korona (covid-19). Sementara 18 daerah sisanya masih membuka lokasi wisata dan hiburan malam.
 
"Kepala Daerah di 18 daerah itu belum juga mengeluarkan surat edaran (SE), untuk menutup tempat wisata dan hiburan malam itu," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparta) Jatim, Sinarta, dikonfirmasi, Sabtu, 21 Maret 2020.
 
18 daerah tersebut yakni Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Ngawi, kabupaten dan kota Pasuruan, Kota Madiun, dan Kabupaten Malang. Kemudian Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, kabupaten dan kota Ponorogo, Kabupaten Blitar, Kabubaten Situbondo, Magetan, Tulungagung, Pacitan, dan Bojonegoro.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sinarta mengatakan tak mengetahui alasan 18 daerah tersebut masih mengabaikan imbauan Gubernur Jatim Khoifah Indar Parawansa. Padahal, menutup tempat wisata dan hiburan malam merupakan langkah antisipasi mencegah korona.
 
Baca:Dari Tengerang, Warga Sleman Positif Korona
 
"Jadi, kami sekarang masih menunggu SE dari 18 kepala daerah. Kalau wisata dan tempat hiburan di 20 daerah lainnya sudah ditutup semua," terangnya.
 
Sebanyak 20 daerah yang telah menutup lokasi wisata dan hiburan malam yaitu Kota Malang, Batu, Kediri, Blitar, Mojokerto, Probolinggo. Kemudian Kabupaten Nganjuk, Banyuwangi, Mojokerto, Madiun, Kediri, Probolinggo, Sumenep, Trenggalek, Jember, Bondowoso, Lumajang, Lamongan, Gresik, dan Tuban.
 
Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendorong kepala daerah di 38 kabupaten/kota di Jatim, untuk menutup tempat hiburan malam sementara. Langkah ini untuk mengantisipasi menyebarnya virus korona.
 
Khofifah menilai tempat hiburan malam adalah salah satu tempat keramaian dan kerap dikunjungi banyak orang. Sehingga berpotensi menjadi lokasi penyebaran virus.
 
"Kami berharap dan mendorong kepala daerah saling menyesuaikan diri, untuk menutup tempat-tempat hiburan malam untuk sementara," ujar Khofifah.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif