NEWSTICKER
ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Bupati Bogor Sebut Data Pemprov Jabar Tidak Valid Soal PDP

Nasional Virus Korona
Rizky Dewantara • 18 Maret 2020 20:59
Bogor: Bupati Bogor, Ade Yasin, mengklaim jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona covid-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hanya satu orang. Ade meluruskan data dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, terkait data perkembangan virus korona.
 
"Saya sempat komplain ke Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang menyebut soal lima pasien PDP di Kabupaten Bogor. Saya tegaskan, sampai saat ini data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, mencatat jumlah pasien PDP hanya satu orang," kata Ade kepada Medcom.id di Bogor, Jawa Barat, Rabu, 18 Maret 2020.
 
Ade menjelaskan Pemprov Jabar menyebutkan jumlah PDP di Kabupaten Bogor sebanyak lima orang dengan sebaran ada di Kecamatan Bojonggede, Ciampea, Cisarua, Caringin, dan Gunung Putri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Ade pihaknya sudah mencari di beberapa kecamatan ternyata tidak ada data tersebut, namun jika ada data itu pihaknya akan memperbarui.
 
"Saat ini sebaran kasus virus covid-19 di Kabupaten Bogor tercatat, ada tujuh orang dalam pemantauan (ODP) dan satu pasien PDP. Jadi data yang PDP itu jumlah tetap satu kalau ODP tujuh orang," jelas Ade.
 
Ade memastikan Pemkab Bogor melalui Dinkes Kabupaten Bogor sudah membentuk jejaring tim dengan pemerintah pusat untuk dilakukan menelusuri ke sejumlah lokasi yang disebutkan itu.
 
"Faktanya tidak ditemukan lima orang PDP termasuk di Kecamatan Bojonggede. Jadi data dari Pemprov Jabar tidak valid," pungkas Ade.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif