Ilustrasi. (Foto: ANTARA)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA)

Klaster Baru, Pejabat dan Pegawai di Kalsel Terinfeksi Covid-19

Nasional Virus Korona
Media Indonesia.com • 02 Agustus 2020 11:18
Banjarmasin: Penyebaran virus korona di Kalimantan Selatan tak kunjung mereda kendati angka kesembuhan pasien covid-19 terus meningkat.
 
Terbaru, lima orang pejabat dan sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, terkonfirmasi positif covid-19 setelah Wali Kota Nadjmi Adhani dan istri dinyatakan terjangkit virus korona.
 
Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, menegaskan untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus korona di lingkungan Pemkot Banjarbaru, pihaknya akan menutup seluruh layanan di perkantoran dinas (SKPD) pada 3-4 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Besok dan lusa kita akan melakukan sterilisasi kawasan perkantoran guna mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran covid-19. Otomatis pelayanan perkantoran kepada masyarakat juga dihentikan sementara," ujarnya, Minggu, 2 Agustus 2020.
 
Menurut dia, Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPDB) akan melakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh perkantoran Pemkot Banjarbaru. Di sisi lain, Pemkot Banjarbaru juga mewajibkan 30 persen pegawai masuk kantor untuk membantu melakukan penataan dan pembersihan lingkungan kantor.
 
"Hingga akhir Agustus kami menerapkan kebijakan kerja 50 persen pegawai masuk kantor dan 50 persen lainnya bekerja dari rumah secara bergiliran," jelasnya.
 
Baca juga:Dana Penerima Ganda Bansos APBD Dikembalikan ke Kas Daerah
 
Adapun lima orang pejabat Pemkot Banjarbaru yang positif terinfeksi virus korona yaitu Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah, bersama sopir dan ajudan. Kepala Bappeda Banjarbaru, Hanafi dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Banjarbaru, Jainudin. Kemudian Kepala Bagian Hukum Pemkot Banjarbaru, Gugus serta Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sri Lailana.
 
Informasi dihimpun, ada beberapa orang pejabat dan puluhan pegawai dari sejumlah SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel juga terinfeksi virus korona. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel terkait hal tersebut.
 
Tim Gugus Tugas Kalsel berencana melaksanakan swab test massal bagi 10 ribu orang terduga terinfeksi virus korona di 13 kabupaten/kota dengan salah satu sasaran adalah perkantoran baik pemerintah maupun swasta.
 
Hingga kini jumlah kasus positif virus korona di Kalsel terus bertambah dan sudah mencapai 6.160 kasus. Sebanyak 2.412 masih dalam perawatan di rumah sakit dan lokasi karantina khusus.
 
Selanjutnya, ada 1.170 orang dinyatakan suspect terinfeksi virus korona dan 296 orang meninggal. Sedangkan jumlah pasien sembuh saat ini bertambah 52 orang menjadi 3.452 orang dengan persentase 55,04 persen. (Denny S)
 

(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif