NEWSTICKER
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Anis Efizudin)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Anis Efizudin)

Ratusan Warga Gunungkidul Terjangkit DBD

Nasional demam berdarah
Ahmad Mustaqim • 17 Februari 2020 17:28
Yogyakarta: Sebanyak 164 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kurun waktu Januari-Februari 2020.
 
Dinas Kesehatan setempat menyatakan jumlah kasus itu terbilang tinggi. Kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Wonosari, Karangmojo, Playen, dan Ponjong.
 
"Dari jumlah itu, satu kejadian dicurigai meninggal karena DBD," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Sumitro, Senin, 17 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Sumitro, tingginya kasus DBD di empat kecamatan tak lepas dari kondisi puncak musim hujan yang tengah terjadi.
 
"Pengalaman kami, Januari sampai April jadi waktu paling rawan (penyebaran DBD). Serangan nyamuk terus meningkat," ungkapnya.
 
Ia menyebut, Balai Litbang Kesehatan Kelas 1 Banjarnegara pernah melakukan uji laboratorium terhadap habitat nyamuk di Gunungkidul. Hasilnya menunjukkan, nyamuk di Gunungkidul kebal atau resisten dengan obat antinyamuk.
 
"Diduga akibat pemakaian insektisida tak sesuai ketentuan," kata dia.
 
Sementara itu, Kepala Seksi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Diah Prasetyo Rini, menambahkan, masyarakat bisa mengantisipasi nyamuk aedes aegypty dengan pola hidup sehat.
 
"Utamanya masyarakat harus membudayakan membersihkan lingkungan dan pola hidup sehat. Pencegahan (sarang nyamuk), dan program 3M; mengubur, menguras, dan menutup penampungan air," pungkasnya.
 


 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif