Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Subhan Wahyudiono, bersama sejumlah anak menunjukkan Tenda Pendidikan Bencana di kantor BPBD Jatim, Rabu, 26 Februari 2020. Medcom.id/Amaluddin
Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Subhan Wahyudiono, bersama sejumlah anak menunjukkan Tenda Pendidikan Bencana di kantor BPBD Jatim, Rabu, 26 Februari 2020. Medcom.id/Amaluddin

BPBD Jatim Edukasi Masyarakat dengan Tenda Pendidikan

Nasional Mitigasi Bencana
Amaluddin • 26 Februari 2020 16:26
Surabaya: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mendirikan Tenda Pendidikan Bencana di kantor BPBD Jatim, Sidoarjo, untuk menekan Indeks Risiko Bencana (IRB). 
Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Subhan Wahyudiono, mengatakan tenda dilengkapi berbagai alat untuk mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan terkait kebencanaan.
 
"Tenda Pendidikan Bencana ini satu-satunya di Indonesia. Ini merupakan inovasi Bu Gubernur untuk mengedukasi masyarakat sejak dini soal bencana," kata Subhan di Sidoarjo, Rabu, 26 Februari 2020.
 
Subhan menjelaskan di dalam tenda juga terdapat layar sentuh yang memuat informasi kebencanan seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran hutan, gunung meletus, kekeringan, tsunami, dan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengunjung cukup menekan tombol yang menunjukan menu berbagai macam bencana, mulai dari tanda-tanda bencana, penyebab bencana, langkah-langkah ketika terjadi bencana, dan lainnya. Setelah itu akan muncul informasi dalam bentuk tulisan, dan dalam bentuk audio.
 
"Jadi semuanya memang didesain dengan berbasis teknologi digital. Tujuannya unuk memudahkan masyarakat dalam belajar kebencanaan," jelas Subhan.
 
Selain edukasi, masyarakat juga akan dimanjakan berbagai wahana permainan yang disediakan di sekitar tenda. Mulai panjat dinding, flying fox, hingga wahana swafoto, yang juga berkaitan dengan kebencanaan. BPBD Jatim juga menyediakan bingkisan secara gratis, yang dibagikan kepada masyarakat yang berkunjung.
 
"Kita kasih bibit pohon secara gratis kepada semua pengunjung. Jadi program jangka panjangnya memang penghijauan. Nanti mereka menanam pohon itu di halaman sekolah, di halaman rumah, atau di daerah sekitar tempat tinggalnya," pungkas Subhan.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif