Aksi bakar dalam May Day di Maluku Utara, Jumat 1 Mei 2020. (Foto: Istimewa)
Aksi bakar dalam May Day di Maluku Utara, Jumat 1 Mei 2020. (Foto: Istimewa)

May Day di Halmahera Tengah Ricuh

Nasional hari buruh
Media Indonesia • 01 Mei 2020 21:48
Halmahera: Sejumlah karyawan sebuah perusahaan di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, membakar sejumlah fasilitas perusahaan di saat peringatan Hari Buruh atau May Day. Aksi pada Jumat, 1 Mei 2020, berlangsung di dalam kawasan pabrik.
 
Koordinator Lapangan, Ali, mengatakan, ribuan karyawan meminta pihak manajemen menolak RUU Cipta Kerja, menolak pemutusan hubungan kerja (PHK), memenuhi hak maternitas buruh perempuan, hingga lockdown perusahaan selama pandemi virus korona dengan membayar 100 persen upah.
 
Mereka juga menuntut penghentian karatina karyawan di bandara, pemberlakuan delapan jam kerja per hari, menyetop diskriminasi terhadap pekerja lokal, menghentikan kriminalisasi buruh, hingga memberhentikan kepala HRD.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aksi kemudian berlangsung rusuh. Kapolres Halmahera Tengah AKB Nico A Setiyawan mengatakan, karyawan membakar dan merusak sejumlah fasilitas dan kendaraan di dalam kawasan pabrik. Selain itu, tujuh petugas keamanan mengalami luka akibat lemparan batu.
 
"Karyawan juga menjarah kantin perusahaan," kata dia.
 
Atas peristiwa itu, aparat kepoolisian, lanjut dia, menahan 11 karyawan yang diduga otak dari kerusuhan tersebut. (Hijrah Ibrahim)
 
Baca juga: Hari Buruh Jadi Momen Persiapan Lapangan Kerja Usai Covid-19
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif