Warga lereng Merapi di Boyolali, Jawa Tengah mengungsi menyusul status Siaga Merapi. Medcom.id/ Triawati
Warga lereng Merapi di Boyolali, Jawa Tengah mengungsi menyusul status Siaga Merapi. Medcom.id/ Triawati

Tempat Pengungsi Warga Lereng Merapi Antisipasi Covid-19

Nasional gunung merapi erupsi gunung
Triawati Prihatsari • 10 November 2020 16:43
Boyolali: Sebanyak 133 warga Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mengungsi akibat erupsi Gunung Merapi. Mereka mengungsi di tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) di Desa Tlogolele, sejak Senin, 9 November 2020.
 
"Warga yang mengungsi adalah yang tinggal di radius kurang dari lima kilometer dari Gunung Merapi. Mereka dari empat Dukuh di Desa Tlogolele yaitu Dukuh Stabelan, Belang, Takeran, Gumuk," kata Sekretaris Desa Tlogolele, Neigen Achtah Nur Edi Saputra, di Boyolali, Selasa, 10 November 2020.
 
Baca: Gubernur DIY Minta Tak Ada Diskriminasi ke Pengungsi Merapi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan pengungsi kali ini merupakan pengungsi dalam kategori lansia, ibu hamil, balita, dan anak-anak. Meskipun berada di tengah pengungsian, mereka tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat karena masih dalam suasana pandemi korona.
 
Pengungsi lansia dan anak-anak usia enam tahun hingga 10 tahun menempati TPPS Tlogolele tersebut dengan sistem bilik berukuran dua kali dua meter sebagai antisipasi korona. Sedangkan pengungsi ibu hamil dan balita berada di rumah kosong warga yang diijinkan untuk ditempati.
 
"Ada sebanyak 31 bilik untuk para pengungsi. Dan mereka akan tetap berada di sini sampai instruksi aman dari BPBD keluar. Menunggu perkembangan aktivitas Merapi juga," jelasnya.
 
Salah satu pengungsi, Tasri, 65, menceritakan kali ini merupakan yang ketiga kalinya dirinya mengungsi saat Merapi meletus. Dia juga menceritakan sempat mendengar beberapa kali suara gemuruh dari Gunung Merapi saat berada di rumahnya di Dukuh Gumuk.
 
"Sudah tiga kali ini mengungsi saat Merapi meletus parah. Dan sudah terbiasa dengan intruksi dari pemerintah desa untuk mengungsi terutama saat situasi seperti ini," tuturnya.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif