Ilustrasi--Kontainer berisi vaksin covid-19 Sinovac tahap II di Bandara Soetta, Tangerang, Banten/Medcom.id.
Ilustrasi--Kontainer berisi vaksin covid-19 Sinovac tahap II di Bandara Soetta, Tangerang, Banten/Medcom.id.

Bali Terima 20 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Tahap Dua

Nasional Virus Korona vaksin covid-19 Pencegahan Covid-19 penanggulangan covid-19
Antara • 08 Januari 2021 07:18
Denpasar: Satuan Brimob Polda Bali bersama Samapta Polda Bali mengawal penerimaan 20 ribu dosis vaksin covid-19 atau seberat 11 koli tahap kedua, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, menuju Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
 
"Setelah vaksin covid-19 tahap kedua sudah dinyatakan lengkap, selanjutnya akan didistribusikan langsung ke Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Bali di Jalan Melati Denpasar," kata Dansat Brimob Polda Bali Kombes Ardiansyah Daulay, Kamis, 7 Januari 2021.
 
Ia mengatakan vaksin yang dikirim oleh PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, tiba sekitar pukul 10.00 wita dengan Pesawat Garuda Airline GA-438.
 
Setelah itu dilakukan bongkar muat vaksin covid-19 tahap kedua ke dalam kendaraan box kontainer dengan jumlah muatan seberat 11 koli atau 402 kilogram.
 
Baca juga: Bupati Bogor Manut Ikuti PSBB Jawa Bali
 
Ia menambahkan proses penerimaan vaksin covid-19 hingga tiba di tempat penyimpanan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dijaga oleh personel gabungan TNI-Polri secara ketat.
 
"Vaksin yang dikirim oleh PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat ini kemudian dikawal ketat oleh personel menuju Dinkes Provinsi Bali. Kemudian disimpan dalam ruang penyimpanan vaksin sebelum didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Bali," katanya.
 
Sebelumnya pada Selasa dini hari, 5 Januari 2021, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya, mengatakan Bali telah menerima 31.000 dosis vaksin covid-19 untuk tahap pertama.
 
"Untuk Bali secara keseluruhan dengan jumlah penduduk 4,3 juta, paling tidak ada 70 persen yang kita harapkan mendapat. Total penerimaan di Bali sekitar lebih dari 2,8 juta. Nanti sasaran yang akan diberikan sifatnya bertahap, dan setiap sasaran mendapatkan dua dosis dari vaksin tersebut," kata Ketut Suarjaya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif