Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Klaster Pondok Pesantren di Garut Bertambah 110 Kasus

Nasional Virus Korona pondok pesantren covid-19
Antara • 24 Oktober 2020 12:49
Garut: Kasus covid-19 dalam klaster pondok pesantren di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bertambah. Hasil pemeriksaan pada Jumat, 23 Oktober 2020, menunjukkan penambahan 110 pasien positif covid-19 dari klaster pondok pesantren.
 
"Telah terjadi outbreak luar biasa, di mana dari 720 sampel (yang diperiksa) ada 110 orang (positif covid-19) yang berasal dari klaster pesantren," kata Bupati Garut, Rudy Gunawan, di Garut, Jawa Barat, Sabtu, 24 Oktober 2020.
 
Bupati menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah yang terlibat penanganan covid-19 bergerak cepat. Sehingga bisa menekan penularan virus korona di lingkungan pondok pesantren.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Vila di Puncak Dilarang Disewakan saat Libur Panjang
 
"Saya instruksikan para camat, kades, lurah, selaku anggota untuk melakukan pemantauan ke pondok pesantren dan melakukan upaya preventif bila ada warga yang punya gejala klinis," terangnya.
 
Dia meminta warga, termasuk pengurus dan penghuni pondok pesantren yang mengalami gejala gangguan pernapasan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Dia menerangkan, fasilitas kesehatan di Garut siaga 24 jam untuk memeriksa dan merawat pasien.
 
"RSUD dr Slamet siap 24 jam, Rumah Sakit Medina juga siap siaga untuk isolasi dan mengobati, puskesmas juga semua siap," terangnya.
 
Sementara itu, jumlah pasien covid-19 di Garut sebanyak 575 orang. Dengan rincian, 80 orang menjalani isolasi mandiri, 187 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 293 orang dinyatakan sembuh, dan 15 orang meninggal.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif