Toko sembako di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang dijarah oleh satu keluarga. (Foto: Istimewa)
Toko sembako di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang dijarah oleh satu keluarga. (Foto: Istimewa)

Satu Keluarga di Malang Rampok Toko Sembako

Nasional perampokan pencurian
Daviq Umar Al Faruq • 15 Januari 2021 17:30
Malang: Polsek Poncokusumo, Polres Malang, Jawa Timur, menangkap satu keluarga lantaran diduga terlibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Mereka diringkus usai merampok toko sembako di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
 
Kapolsek Poncokusumo, AKP Lutfi mengatakan ada tiga tersangka yang ditangkap yakni, sang ibu berinisial SM, 35; sang anak berinisial IM, 20; dan menantu berinisial IS, 29. Sementara itu, suami SM berinisial SD, 43, masih dalam pengejaran polisi.
 
"Ini masih mengembangkan (penangkapan SD) ke Pasuruan," kata Lutfi, Jumat, 15 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lutfi menjelaskan kasus curas terjadi pada Kamis, 14 Januari 2021, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, keempat tersangka melancarkan aksinya di toko sembako milik korban DM, 65.
 
Awalnya, korban DM yang tengah sendirian dan hendak pulang dari toko lantaran sudah tutup tiba-tiba didatangi oleh tersangka SM dan IM. Keduanya datang beralasan untuk membeli kerupuk. Lantaran tutup, korban pun menyuruh kedua tersangka ini untuk keluar toko.
 
"Namun, tiba-tiba tersangka pura-pura mencari handphone yang katanya terjatuh di toko," imbuhnya.
 
Baca juga: Tunggu Pembeli, Dua Pengedar Sabu Diciduk Polisi
 
Selanjutnya, korban pun menyuruh tersangka untuk mencari ponsel tersebut. Namun tiba-tiba tersangka SM yang tengah hamil mendorong korban hingga terjatuh dan membekap wajah korban hingga tidak bisa berteriak.
 
Tersangka IM kemudian langsung mengikat kaki korban dan mengancam akan membunuh jika korban berteriak. Sementara tersangka SM menunggui korban, sang anak IM menggasak uang hasil penjualan berjumlah lebih dari Rp200 juta dan sejumlah rokok.
 
Di luar toko, IS dan SD menunggu IM dan SM usai melakukan perampokan. Korban pun ditinggalkan oleh pelaku dalam keadaan terikat.
 
Kemudian, personel Polsek Poncokusumo menangkap tersangka SM, IM, dan IS pada Jumat dini hari, 15 Januari 2021 pukul 00.30 WIB. Ketiga tersangka ditangkap setelah korban melapor. Sementara itu, tersangka SD kabur membawa uang hasil kejahatan.
 
"Mereka masih berada di sekitaran lokasi. Ketiganya tidak punya KTP dan tak pernah terlihat di sekitar lokasi. Setelah dikonfirmasikan ke korban, benar mereka pelakunya," jelas dia.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif