Suasana proses evakuasi korban tertimbun reruntuhan bangunan dengan menggunakan alat berat (eksavator) di kawasan Kantor Gubernur Sulbar di Majene, Jumat (15/1/2021). ANT
Suasana proses evakuasi korban tertimbun reruntuhan bangunan dengan menggunakan alat berat (eksavator) di kawasan Kantor Gubernur Sulbar di Majene, Jumat (15/1/2021). ANT

2 Orang Selamat dari Reruntuhan Kantor Gubernur Sulbar

Nasional gempa Gempa Bumi
Antara • 15 Januari 2021 16:03
Mamuju: Sebanyak dua orang petugas keamanan, yakni Rahman dan Muhammad Isra selamat dari reruntuhan Gedung Kantor Gubernur Sulbar. Keduanya diselamatkan dengan menggunakan alat berat.
 
"Saat terjadi gempa, empat petugas keamanan sedang berjaga. Dua orang berhasil selamat, yakni Burhanuddin dan Aswan setelah berlari ke arah bagian dalam gedung, sementara Rahman dan Muhammad Isra yang berlari ke arah pintu depan, tertimpa bangunan yang ambruk," kata salah seorang petugas keamanan Kantor Gubernur Sulbar Sumarlin di Mamuju, Jumat, 15 Januari 2021.
 
Dua orang yang tertimpa reruntuhan bangunan itu, lanjut dia, setelah beberapa jam tertimbun, akhirnya bisa dievakuasi setelah alat berat tiba di lokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Sekretaris Provinsi Sulbar Muhammad Idris terkait kondisi bagian depan Kantor Gubernur yang ambruk dan menimpa dua orang petugas keamanan.
 
"Sekitar pukul 10.30 Wita, dua eskavator baru tiba di lokasi reruntuhan bagian depan kantor gubernur dan mencoba membantu mengevakuasi yang tertimbun reruntuhan," katanya.
 
Baca: BNPB: 26 Orang di Mamuju dan 8 Orang di Majene Tewas Akibat Gempa
 
Sementara itu, upaya evakuasi juga terlihat dilakukan tim gabungan di lokasi runtuhnya gedung Rumah Sakit Mitra Manakarra.
 
Sejumlah bangunan di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ambruk akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah itu pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.
 
Dilaporkan dari Mamuju, sejumlah bangunan, seperti Maleo Town Square, toko, pasar swalayan dan Rumah Sakit Mitra Manakarra ambruk akibat diguncang gempa, termasuk, gedung fasilitas pemerintah, yakni bagian depan Kantor Gubernur Sulbar.
 
Hingga pukul 16.00 WIB, BNPB melaporkan 34 orang tewas. Rinciannya 26 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane.
 
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati mengatakan saat ini pihaknya membuka 10 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Majene, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana. 
 
Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat lima titik pengungsian yang berada di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro. 
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif