Ketua DPR RI Puan Maharai meresmikan Pasar Legi Solo bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kamis, 20 Januari 2022. Medcom.id/ Triawati
Ketua DPR RI Puan Maharai meresmikan Pasar Legi Solo bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kamis, 20 Januari 2022. Medcom.id/ Triawati

Telan Anggaran Rp114 Miliar, Pasar Legi Solo Masih Banjir

Nasional pasar Pasar Tradisional puan maharani Gibran Rakabuming Raka Kota Solo
Triawati Prihatsari • 20 Januari 2022 17:29
Solo: Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan Pasar Legi Solo, Kamis, 20 Januari 2022. Puan menemukan masih banyak kekurangan dari pembangunan proyek yang menelan biaya Rp114 miliar dari APBN tersebut. 
 
"Tadi saya sudah keliling di dalam pasar, karena ini pembukaan pertama setelah diresmikan, situasi di dalam masih banyak kekurangan. Saya harap Pemkot Solo dan Kemen PUPR berkomitmen ke depan untuk segera memperbaiki dan melengkapi kekurangan tersebut," ujarnya, di Solo, Kamis, 20 Januari 2022.
 
Beberapa kekurangan yang dimaksud Puan di antaranya beberapa titik pasar yang banjir saat hujan lebat melanda. Diketahui, banjir dalam pasar tersebut disebabkan tempias dari air hujan. Kemudian terkait persoalan susah sinyal di sejumlah titik di dalam Pasar Legi yang dapat menghambat transaksi nontunai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Puan juga menyoroti kondisi dalam pasar yang belum higienis. Terlebih masa pandemi covid-19 masih belum berakhir, dia berharap para pedagang makanan basah difasilitasi untuk menggunakan sarung tangan sekali pakai saat melayani pembeli.
 
"Nantinya pasar akan menggunakan fasilitas transaksi nontunai. Dan saya tadi memakai HP Mas Wali (Wali Kota Solo) untuk mencoba membayar nontunai, ada kendala sinyal. Saya minta agar Pemkot Solo memasang WiFi atau sinyal diperkuat," bebernya.
 
Baca: Pedagang Pasar di Kota Tangerang Mengeluh Tak Dapat Suplai Minyak Goreng Murah
 
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menambahkan, revitalisasi pasar merupakan Program prioritas Presiden Jokowi, termasuk Pasar Legi. Pihaknya juga mengatakan akan segera memperbaiki kekurangan pembangunan Pasar Legi tersebut.
 
"Untuk masalah tempias, nanti akan kami pasang kanopi karena pasar ini menggunakan konsep green building. Dan hujan kemarin (Rabu) memang sangat lebat sehingga air masuk. Masalah tempias nanti akan segera ditangani," ungkapnya.
 
Puan pun berkesempatan mengunjungi Kampung Batik Laweyan Solo. Dalam kesempatan tersebut, Puan menjanjikan akan membuat kebijakan membantu UMKM mengatasi pandemi covid-19.
 
"Tadi dari Bu Puan (Maharani) menjanjikan akan membantu kami dari pusat. Yaitu melalui kebijakan-kebijakan untuk mengatasi kesulitan ekonomi pasca pandemi covid-19 ini," papar pemilik Batik merak Manis Solo, Badrus.
 
Diakuinya, UMKM termasuk sektor paling terpuruk saat pandemi covid-19 melanda selama dua tahun terakhir, termasuk UMKM Batik. Tidak hanya menghambat pemasaran batik, pandemi juga menghentikan produksi.
 
Kondisi terpuruk paling parah bagi UMKM Batik di Laweyan Solo, lanjutnya, terjadi saat puncak kasus covid-19 per Juli-Agustus 2021 lalu. Yang biasanya para UMKM masih memasok dagangan ke Pasar Klewer, Juli 2021 lalu produksi dan pasokan ke pasar tersebut dihentikan total.
 
"Kita baru mulai mau bangkit ini, kita memakai strategi diskon-diskon untuk pembelian barang demi menarik pembeli. Dan harapan kami Bu Puan merealisasikan kebijakan dari pusat yang dia janjikan untuk mengatasi kesulitan ini," imbuhnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif