ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pangdam dan Kapolda Seluruh Indonesia Diminta Solid Jaga Perdamaian

Nasional nkri radikalisme
Deny Irwanto • 21 November 2020 17:45
Bandung: Panglima Kodam (Pangdam) dan Kapolda di seluruh Indonesia diminta kompak melawan upaya kelompok tertentu yang bertujuan memecah belah rakyat dan provokator yang mengatasnamakan agama.
 
Ketua Umum Forum Pasundan Bergerak (FPB), Ades Kariadi, mengatakan ketegasan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurrachman, dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadhil Imran, untuk menindak pengganggu ketertiban umum dan pelanggar protokol kesehatan patut diikuti pimpinan TNI-Polri lainnya di seluruh Indonesia.
 
"Tidak ada tempat di Republik ini bagi kelompok radikal yang mengaku membela agama dan mendukung Pancasila tapi kelakuannya jauh dari akhlaqul karimah (akhlak mulia) dan nilai-nilai luhur Pancasila," kata Ades dalam keterangan tertulis, Sabtu, 21 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Polda Jabar Rencanakan Periksa Rizieq Shihab
 
Ades juga mendorong tokoh masyarakat dan tokoh agama yang masih rasional berfikir jernih untuk solid dan kompak meyakinkan masyarakat agar tidak termakan provokasi kelompok tertentu.
 
Menurutnya jadi sangat wajar jika ada perintah dari Panglima TNI bahwasannya TNI bersama rakyat akan melawan siapa saja yang hendak merusak persatuan nasional.
 
"Bahkan perintah Pangdam Jaya kepada pasukannya untuk menurunkan baliho-baliho tak berizin yang bertebaran di banyak sudut di jalanan Ibu Kota juga harus didukung masyarakat. Jika ada penentangan dari kelompok mereka, Ormas-Ormas pendukung persatuan dan kesatuan bangsa harus mendampingi TNI-Polri dalam setiap upaya melawan kelompok radikal tersebut," ujar Ades.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif