Pelepasan ekspor komoditas ke 15 negara, melalui Pelabuhan Petikemas Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 4 Desember 2020. Muhammad Syawaluddin/Medcom.id.
Pelepasan ekspor komoditas ke 15 negara, melalui Pelabuhan Petikemas Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 4 Desember 2020. Muhammad Syawaluddin/Medcom.id.

Kemendag Lepas Ekspor 3.681 Ton Komoditas ke 15 Negara

Nasional ekspor
Muhammad Syawaluddin • 04 Desember 2020 21:18
Makassar: Kementerian Perdagangan melepas ekspor sebanyak 3.681 ton dari berbagai komoditi. Ribuan ton komoditi yang diekspor tersebut senilai USD6,7 juta atau setara dengan Rp95 miliar.
 
Ribuan ton dari berbagai komoditas itu dilepas melalui Pelabuhan Petikemas Makassar yang dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, dan beberapa pejabat lainnya, seperti Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangeruka, dan Kajati Sulsel, Firdaus Dewilmar.
 
"Hari ada 32 kontainer (yang dilepas)," kata Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan, Didid Noordiatmoko, di Makassar, Jumat, 4 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 5 Kecamatan di Aceh Timur Terendam Banjir
 
Didid menyebut beberapa komoditi yang diekspor yakni nikel, produk kayu, rumput laut, udang dan hasil laut beku, lada, kacang mete, kelapa, dan marmer. Komoditi itu akan diekspor ke 15 negara di dunia yaitu Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Tiongkok, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Rusia, Singapura, Taiwan, dan Vietnam.
 
Didid juga menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku usaha yang berhasil melakukan ekspor di tengah pelemahan ekonomi global akibat pandemi Covid-19. Karena dengan adanya ekspor ini menjadi penanda bahwa perekonomian khususnya di Sulawesi Selatan tetap bergeliat.
 
"Saya mengapresiasi para pelaku usaha yang masih dapat terus melakukan ekspor di tengah pandemi. Dengan kerja sama seluruh pihak, saya optimis ekspor dapat terus meningkat," jelasnya.
 
Nurdin Abdullah menyambut gembira adanya ekspor ke pasar global tersebut dan berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus ditingkatkan.
 
"Prioritas kami adalah mengembangkan produk-produk daerah untuk diekspor. Pemerintah Pronvinsi Sulawesi Selatan siap bekerja sama dengan semua pihak dan para pemangku kepentingan agar perdagangan di provinsi dapat dimaksimalkan dan terus ditingkatkan," kata Nurdin.
 
Nurdin juga mengatakan pihaknya patut bersyukur karena memiliki kontribusi ekspor sebanyak 32 perusahaan untuk ekspor nasional, meskipun masih pada masa pandemi covid-19.
 
"Sulsel ini patut bersyukur, di masa pandemi kita masih bisa melakukan ekspor, termasuk salah satu yang memiliki komoditas terbesar di Indonesia yaitu 31 perusahaan yang ekspor hari ini, dengan tujuan 15 negara," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif