Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad (ANTARA/HO-Polda Lampung)
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad (ANTARA/HO-Polda Lampung)

Polda Lampung Tangkap 140 Preman dan Pelaku Pungli

Nasional premanisme polri pungutan liar
Antara • 19 Juni 2021 14:02
Bandar Lampung: Kepolisian Daerah Lampung menangkap ratusan preman dan pelaku pungutan liat (pungli) dalam operasi yang digelar sejak 11 sampai dengan 14 Juni 2021. Mereka ditangkap di 64 lokasi berbeda. 
 
"Sebanyak 140 orang preman dan pelaku pungli sudah ditangkap petugas," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, di Bandarlampung, Sabtu.
 
Sebanyak sembilan orang masuk proses penyidikan dan 131 orang dalam proses pembinaan. Razia preman dan pelaku pungli akan terus dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya memastikan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi oknum-oknum yang melakukan aksi pungli dan premanisme di Lampung. "Ini masih terus berlangsung," ujar Pandra.
 
Pandra mengatakan Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno sudah menginstruksikan kepada kapolres dan Polda Lampung untuk merilis penangkapan preman. Hal itu bertujuan untuk memberangus dan membuat efek jera para preman.
 
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk memberantas premanisme, pungli, maupun LSM yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) tertentu dengan meminta suatu imbalan dalam menjaga keamanan.
 
Baca: Korupsi Bansos Ponpes Kota Pasuruan, Plt Kepala Kantor Kemenag Ditahan
 
Apabila ditemukan adanya hal seperti itu, agar masyarakat melaporkan ke kantor polisi terdekat maupun melaporkan melalui Call Center Polri 110 (bebas pulsa) atau dapat mengunggah aplikasi POLISIKU dengan fitur Dumas Presisi Pengaduan Masyarakat.
 
Layanan itu akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kepolisian. Pandra meminta masyarakat tak perlu khawatir dengan aksi premanisme.
 
"Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga Lampung," ucap Pandra. 
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif