ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Kudus Terima 139 Ribu Dosis Vaksin Covid-19

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Satu Tahun Covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia
Rhobi Shani • 10 Juni 2021 17:29
Kudus: Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus telah menerima 139.120 dosis vaksin covid-19 dari pemerintah pusat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 92.610 dosis vaksin sudah dialokasikan ke fasilitas pelayanan kesehatan.
 
Kasi Surveillance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Aniq Fuad, mengatakan vaksin yang masih tersimpang digudang lebih dari 57 ribu dosis. Vaksin tersebut diterima dalam beberapa tahapan. Terakhir, vaksin yang diterima sebanyak 71 ribu dosis.
 
“Yang terakhir 71 ribu dosis itu datangnya dua tahap. Pertama minggu kemarin 21 ribu dosis, lalu Senin minggu ini 50 ribu dosis,” ujar Aniq, Kamis, 10 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tambahan vaksin sebanyak 71 ribu dosis ditarget habis disuntikan kepada masyarakat dalam waktu sepekan. Itu mengingat kasus covid-19 di Kota Kretek tak terkendali. Sehingga, proses vaksinasi tidak lagi menyasar warga lanjut usia dan pelayan publik, tapi untuk seluruh warga yang sudah berusia di atas 18 tahun.
 
Baca: AstraZeneca Dipakai untuk Vaksinasi Umum Warga Jakarta
 
“Semua masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas bisa langsung datang ke fasilitas pelayanan kesehatan. Langusng bisa vaksinasi covid gratis,” kata Aniq.
 
Melimpahnya ketersediaan vaksin tidak diimbangi dengan jumlah tenaga vaksinasi. Seiring dengan meningkatnya kasus covid-19, banyak tenaga kesehatan, termasuk petugas vaksinasi yang terkonfirmasi positif covid-19. Sehingga harus melakukan isolasi. Tak pelak, proses vaksinasi menjadi terhambat.
 
“Masalahnya disitu, punya vaksin banyak tapi tenaga penyuntik vaksinnya banyak yang isolasi karena terkonfirmasi positif Covid-19,” terangnya.
 
Berkait kendala itu, Dinkes Kudus sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kesehatan Kodam IV Diponegoro. Aniq berharap Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bisa segera mengirimkan bantuan tenaga vaksinasi ke Kudus.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif