ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Stok Daging Kurban di Sulsel Tidak Terpengaruh PMK

Media Indonesia • 18 Mei 2022 16:50
Sulsel: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan memastikan stok daging hewan kurban tidak terpengaruh dengan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jawa Timur dan Aceh. 
 
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel Taufiq mengatakan sudah ada 57 ribu hewan kurban yang disiapkan. Jumlah tersebut naik dibandingkan tahun 2021, yang hanya sekitar 40.000 ekor.
 
"Ada kenaikan tahun ini, karena seperti kita ketahui, tahun kemarin masih pandemi covid-19. Tahun ini sudah ada kelonggaran. Sekarang sudah ada kabupaten mempersiapkan diri untuk mengirimkan lagi hewan kurbannya ke Makassar dan daerah lain," kata Taufiq, Rabu, 18 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menuturkan Sulsel masih dinyatakan bebas dari wabah PMK. Sehingga, ketersediaan hewan ternak masih cukup, apalagi setiap kabupaten dan kota juga telah menyediakan hewan ternak.
 
"Swasembada daging kita tetap terjaga. Meski demikian kita harus tetap kewaspadaan. Jika tetiba ditemukan ada kasus PMK di Sulsel, maka stakeholder harus siap menghadapi kemungkinan yang terjadi," kata Taufiq.
 
Baca: 5.159 Ternak di Aceh Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku
 
Ia mengimbau para peternak untuk melapor bila ada hewan ternak yang sakit. Sementara Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar, Lutfhi Natsir, menuturkan kebutuhan daging kurban secara nasional diperkirakan hanya 10 persen dari kebutuhan daging setiap harinya.
 
Dengan demikian, stok yang ada sekarang dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan daging saat Iduladha tahun 2022. 
 
"Kalau tidak salah sekitar 7 juta ekor, yang dibutuhkan hanya 600 ribu. Dipastikan untuk kebutuhan daging hewan menghadapi hari Idul Adha terpenuhi. Jadi, tidak akan ada hambatan," tambah Luthfi.
 
Kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak telah dilaporkan di beberapa daerah di Indonesia, seperti Jawa Timur dan Aceh. Namun, sejauh ini, Sulsel belum melaporkan adanya kasus PMK.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif