Kepala Dinas PPPA Kota Makassar, Achi Soleman, saat diwawancarai di kantornya, Jalan Nikel, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 27 Januari 2022. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.  Attachments area
Kepala Dinas PPPA Kota Makassar, Achi Soleman, saat diwawancarai di kantornya, Jalan Nikel, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 27 Januari 2022. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin. Attachments area

Pria di Makassar Sodomi Bocah 11 Tahun, Diimingi Gim Online dan Duit

Nasional pelecehan seksual kekerasan seksual Sulawesi Selatan pencabulan anak
Muhammad Syawaluddin • 27 Januari 2022 16:24
Makassar: Seorang pria di Makassar, Sulawesi Selatan, melakukan pelecehan seksual terhadap anak laki-laki. Pelaku melancarkan aksinya dengan iming-iming uang dan bermain gim online
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan pelecehan seksual dialami korban berusia 11 tahun. Dia menerangkan, aksi pelecehan terungkap setelah orang tua korban melihat gelagat yang tidak biasa dilakukan anaknya. 
 
"Kemudian orang tuanya melaporkan kepada Ketua RT atas kerjasama RT/RW setempat dan tim selter warga melaporkan kepada kami di UPTD PPA," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 27 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari hasil pemeriksaan oleh psikolog, korban mengaku diajak oleh pelaku yang berinisial G untuk bermain gim online dan ditawarkan sejumlah uang. Dari iming-iming pelaku, korban mengikuti permintaan pelaku.
 
Baca: Bocah Diduga Korban Kekerasan Seksual di Manado Meninggal Dunia
 
"Dia melakukan kekerasan seksual kepada anak tersebut dengan iming-iming uang jajan dan main gim online," jelasnya. 
 
Dia menerangkan, pelaku diketahui bukan sekali melakukan pelecehan seksual berupa sodomi terhadap korban. Sehingga menyebabkan traumatik bagi anak tersebut. 
 
"Ada waktu-waktu tertentu, sehabis Ashar dia melakukan. Ini berulang kali dilakukan oleh pelaku," jelasnya. 
 
Baca: Berkas 2 Dosen Unsri Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi P21
 
Saat ini korban telah didampingi oleh DPPPA Kota Makassar. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan lanjutan psikologis korban. Sementara keberadaan pelaku masih buron.
 
"Untuk pemeriksaan di polisi sudah dilakukan kemarin," ungkapnya. 
 
Pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Dinas Sosial dan Balai Rehabilitasi anak untuk melakukan intervensi kepada keluarga dan sekolah. Sehingga kebutuhan anak tersebut bisa terpenuhi dengan baik. 
 
Ia juga meminta masyarakat Kota Makassar untuk melaporkan jika ada kejadian serupa terjadi kepada anak. Sehingga, pihaknya bisa membantu para korban dalam melakukan pemulihan psikologinya. 
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif