Sejumlah siswa harus menyeberangi alirah lahar Gunung Semeru untuk sampai ke sekolah, Senin, 21 Maret 2022. Dokumentasi/ Metro TV
Sejumlah siswa harus menyeberangi alirah lahar Gunung Semeru untuk sampai ke sekolah, Senin, 21 Maret 2022. Dokumentasi/ Metro TV

Perjuangan Siswa Menerobos Jalur Lahar Semeru untuk Sampai Sekolah

MetroTV • 21 Maret 2022 16:09
Lumajang: Sejumlah siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 dan 03 Jugosari Lumajang, Jawa Timur, harus digendong untuk melintasi aliran sungai lahar Semeru yang masih cukup deras untuk ke sekolah.
 
Beberapa relawan membantu anak-anak Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, untuk menyeberangi sungai. Kondisi tersebut terpaksa dilakukan agar lebih cepat sampai ke sekolah lantaran hari ini para siswa dan siswi mengikuti ujian di sekolah.
                                                                                                                                                                                                              "Karena hari ini ada ujian hari pertama, jadi takut telat ke sekolah. Tadi saya sempat lewat aliran sungai yang cukup deras," kata salah seorang siswi SDN 3 Jugosari, Nabila, di Lumajang, Senin, 21 Maret 2022.
 
Baca: Huntap Warga Terdampak Erupsi Semeru Rampung sebelum Lebaran
 
Nabila mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para relawan yang membantu menyeberangi aliran sungai lahar Semeru. Menurutnya kondisi aliran sungai tersebut bisa lebih deras jika terjadi hujan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemudian Kakak-kakak relawan datang membantu menggendong kami menyeberangi sungai ini," jelas Nabila.
 
Sementara salah seorang relawan, Aranka, mengatakan sempat kesulitan untuk membantu anak-anak menyeberang lantaran aliran sungai masih cukup deras. Dia berharap pemerintah setempat membuatkan akses jalan agar para siswa sekolah tidak lagi harus melintasi derasnya aliran sungai Semeru.
 
"Kesulitannya sekarang ini, karena jalan-jalan yang dibuat warga hancur lagi terseret aliran lahar semeru," ungkap Aranka.
 
Menurut Aranka jalan alternatif di tengah aliran lahar Semeru ini merupakan akses satu-satunya digunakan warga Dusun Sumber Langsep, namun kondisi jalan dan jembatan sering amblas diterjang lahar Gunung Semeru.
                                                                                                                                                                                                     Sebelumnya Gunung Semeru memuntahkan banjir lahar dingin ke sejumlah daerah aliran sungai minggu petang kemarin, 20 Maret 2022. salah satunya ke Sungai Leprak di Desa Jugosari Kecamatan Candipuro Lumajang. (Yuchri Prabudi)
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif