Bahar bin Smith. (ANT/NOVRIAN ARBI )
Bahar bin Smith. (ANT/NOVRIAN ARBI )

Status Asimilasi Bahar bin Smith Terancam Dicabut

Nasional Virus Korona penganiayaan anak PSBB
Antara • 18 Mei 2020 14:49
Bandung: Terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith, diperingatkan petugas pemasyarakatan. Status asimiliasi Bahar terancam dicabut bila kembali mengumpulkan massa selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
Bahar diketahuikembali berdakwah di pondok pesantren, setelah bebas bersyarat karena ikut program asimilasi. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Abdul Aris mengatakan kegiatan dakwah dinilai mengundang massa, bisa menjadi pelanggaran dalam PSBB.
 
"Setelah kejadian itu maka saya perintahkan petugas untuk menelepon yang bersangkutan. Mengingatkan bahwa bagaimana pencegahan covid-19 saat PSBB, jadi tidak boleh mengumpulkan massa yang banyak," kata Aris saat dihubungi di Bandung, Senin, 18 Mei 2020, melansir Antara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Bahar bin Smith Divonis 3 Tahun Penjara
 
Dia mengatakan petugas juga mengingatkan Bahar agar tidak kembali mengulang kegiatan mengundang massa. Selain itu, Bahar juga diminta untuk mengimbau jemaahnya turut membantu pencegahan korona.
 
"Kita mengingatkan supaya tidak diulang lagi. Bila kembali melanggar, bisa kami tinjau, apakah dicabut atau bagaimana (asimilasinya). Kami enggak mau juga berlama-lama mengurus hal begitu," terangnya.
 
Bahar bin Smith dinyatakan bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong lewat program asimilasi pada Sabtu, 16 Mei 2020. Bahar masuk dalam program asimilasi karena telah menjalani setengah masa tahanan sejak ditetapkan tersangka.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif