Ilustrasi. ANT
Ilustrasi. ANT

Sejumlah Dosen UAD Dilarang Kembali ke Wuhan

Nasional virus korona
Ahmad Mustaqim • 28 Januari 2020 09:46
Yogyakarta: Otoritas kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melarang sejumlah dosennya kembali ke Wuhan, Tiongkok. Larangan ini menyusul merebaknya virus korona yang telah menewaskan puluhan orang tersebut.
 
Humas UAD, Ariadi, mengatakan dua dosen menempuh studi di Wuhan yakni Arum Priadi dan Sucipto. Mereka menjadi mahasiswa S3 di China Central Normal University (CCNU), Wuhan.
 
"Keduanya sudah pulang pada 25 Desember 2019 sebelum virus korona merebak," kata dia, saat dihubungi, Senin, 27 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ariadi menerangkan dua dosen itu sempat mengajak lebih dari 20 mahasiswa ke Wuhan. Dia mengungkap keduanya merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
 
Ariadi mengonfirmasi sivitas akademik UAD dilarang kembali ke Tiongkok untuk sementara. Pihak kampus belum bisa memastikan sampai kapan larangan dicabut.
 
"Belum bisa kami pastikan sampai kapan (larangan) tapi setidaknya sampai kondisi disana pulih," jelasnya.
 
Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Universitas Gadjah Mada (UGM), Iva Ariani mengatakan sejumlag sivitas UGM tengah menjalani studi di Tiongkok. Sivitas UGM yang ada di Tiongkok merupakan bagian humas di Sekolah Vokasi.
 
Dia menuturkan Humas Sekolah Vokasi itu bertempat tinggal di Kota Zhengzhou, Tiongkok. Iva menyatakan sivitas akademik UGM dipastikan dalam kondisi aman.
 
"Lokasinya saat ini enam jam naik kereta dari Wuhan. Tapi tetap kami pantau dan komunikasi intens," ujarnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif