Ilustrasi. (Foto: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi. (Foto: MI/Panca Syurkani)

Gaji Guru Honorer di Bantul Capai Rp47 M per Tahun

Nasional tenaga honorer
Ahmad Mustaqim • 28 Januari 2020 16:44
Bantul: Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk menggaji guru honorer di wilayahnya mencapai Rp47 miliar. Guru honorer tersebar di sekolah negeri maupun swasta.
 
"Anggaran diambil dari bantuan operasional sekolah (BOS) Kementerian Pendidikan dan dana bantuan operasional pendidikan (BOP) APBD Bantul untuk honor insentif 13 ribuan guru non-ASN," ujar Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko, Selasa, 28 Januari 2020.
 
Menurut Isdarmoko, belasan ribu guru honorer itu tersebar di 391 SD dan 109 SMP di Bantul. Jumlah tersebut diperkirakan belum mencakup honorer secara keseluruhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena ini belum menghitung kekurangan guru di sekolah swasta yang jadi tanggungan yayasan," jelasnya.
 
Lebih lanjut, kata dia, upah guru honorer disesuaikan dengan surat keputusan pengangkatan. Besaran insentif tertinggi untuk guru yang diangkat hingga Januari 2005, yakni Rp1,5 juta. Sementara, nilai insentif terendah untuk guru yang diangkat 2018 sebesar Rp300 ribu.
 
"Harapan kami, ke depan perhatian untuk memenuhi guru jadi prioritas. Juga lebih besar lagi anggarannya untuk honorer," jelasnya.
 
Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Yasmuri, menambahkan, kekurangan tenaga pengajar telah berlangsung bertahun-tahun. Ia pun enggan mempersoalkan pengangkatan tenaga honorer lantaran situasi di lapangan mendesak.
 
"Bagaimanapun pengangkatan guru honorer atau THL saat ini solusi yang paling tepat mengatasi kekurangan guru," katanya.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif