Warga melintas di genangan banjir di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/1/2020). Sedikitnya 40 ribu jiwa dan tujuh ribu rumah dari lima kecamatan di kawasan Bandung Selatan tersebut terdampak banjir akibat luapan Citarum ser
Warga melintas di genangan banjir di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/1/2020). Sedikitnya 40 ribu jiwa dan tujuh ribu rumah dari lima kecamatan di kawasan Bandung Selatan tersebut terdampak banjir akibat luapan Citarum ser

Banjir di Kabupaten Bandung Belum Surut

Nasional longsor bencana longsor bencana banjir
Antara • 27 Januari 2020 12:59
Bandung: Banjir yang melanda di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat hingga Senin 27 januari 2020 belum surut. Banjir terjadi sejak Kamis, 23 Januari 2020.
 
Kepala Bidang Kedaruratan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin mengatakan banjir di Kecamatan Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Rancaekek itu merendam ribuan rumah dengan ketinggian muka air hingga mencapai 180 sentimeter.
 
Selain itu, kata dia, banjir juga masih memutus akses jalan raya hingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan, baik kendaraan roda empat maupun roda dua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jalan Raya Banjaran-Bandung belum bisa dilalui kendaraan, tingginya mencapai 50 sentimeter. Dan Jalan Raya Andir-Katapang juga masih belum bisa dilalui dengan ketinggian banjir mencapai 70 sentimeter," katanya.
 
Akibat banjir tersebut, tercatat sebanyak 11.659 kepala keluarga (KK) yang berdampak bagi 40.844 jiwa. Di antara itu, sebanyak 678 KK, 2.364 jiwa, 160 lansia, 146 balita, 18 ibu hamil, 18 ibu menyusui, dan delapan disabilitas mengungsi.
 
Warga mengungsi ke tempat sarana umum seperti Kantor RW di masing-masing wilayah, masjid, dan sejumlah tempat lainnya.
 
Menurut Enjang, pihak BPBD Kabupaten Bandung telah menyiapkan peralatan untuk evakuasi warga di antaranya lima unit perahu karet, tujuh unit perahu fiber, dan tiga unit perahu alumunium.
 
Selain itu BPBD juga menurutnya telah berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk membantu warga dari aspek kesehatan dan sosial.
 
"Dinas Kesehatan membuka posko piket petugas kesehatan di tiap kecamatan, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bandung dalam rangka penanganan dan penyaluran logistik," kata dia.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif